Insiden pecah ban pada beberapa kendaraan di Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) menuai perhatian setelah keluhan banyak pengendara tentang kondisi jalan yang berlubang.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan Serius untuk Pengguna Apple
Keluhan ini muncul setelah tiga kendaraan dilaporkan mengalami pecah ban di sekitar KM 139, dengan kerusakan jalan terdeteksi dari KM 129 hingga 140.
Respons Pengelola Terhadap Kerusakan Jalan
Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menjelaskan bahwa insiden pecah ban bertepatan dengan curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, yang memperburuk kondisi jalan.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan akibat adanya lubang di beberapa titik di ruas tol yang antara lain dipengaruhi oleh cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan," ujar Ardam.
Ia menambahkan bahwa pengelola telah memberikan penanganan dan bantuan bagi pengguna jalan yang terkena dampak, meskipun beberapa titik masih memerlukan perhatian lebih.
Baca juga: Aksi Nekat Pria di Atas Kereta Commuterline Viral di Media Sosial
Penyebab Utama Kerusakan Ban
Fisa Rizqiano, Head of Original Equipment (OE) Bridgestone Indonesia, menjelaskan bahwa kerusakan pada ban umumnya disebabkan oleh kerusakan dinding ban yang terkait dengan tekanan udara yang tidak sesuai.
"Kerusakan ini dinamakan Flat Running," ungkap Fisa, menambahkan bahwa ketika ban beroperasi dengan tekanan udara rendah, dindingnya tidak mampu menahan beban, sehingga bisa menyebabkan kerobekan.
Fisa juga mencatat bahwa kurangnya pemeriksaan ban, termasuk luka atau sobek, sering menjadi faktor penyebab kerusakan.
Pentingnya Memelihara Tekanan Ban
Menjaga tekanan ban merupakan hal yang krusial, terutama di jalan tol, untuk memastikan ban bekerja optimal mendukung beban kendaraan dan meredam benturan dari jalan yang tidak rata.
Fitur Tyre Pressure Monitoring System (TPMS) menjadi alat bantu penting bagi pengemudi untuk memantau tekanan ban secara berkala.
Namun, jika kendaraan tidak dilengkapi fitur ini, Fisa merekomendasikan agar pemilik mobil melakukan pengecekan manual untuk mencegah potensi kerusakan ban.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: