Syafiq Ridhan Ali Razan, seorang pendaki muda berusia 18 tahun asal Magelang, ditemukan meninggal dunia di lereng puncak selatan Gunung Slamet pada Rabu, 14 Januari 2026.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Penemuan ini terjadi setelah pencarian selama 16 hari setelah ia dinyatakan hilang saat melakukan pendakian pada akhir tahun lalu.
Proses Pencarian yang Panjang
Syafiq Ali menghilang setelah melakukan pendakian bersama temannya, Himawan Haidar Bahran, pada malam 27 Desember 2025. Pencarian resmi dimulai setelah Himawan ditemukan selamat di Pos 9 pada 29 Desember 2025.
Namun, upaya pencarian dari SAR terpaksa dihentikan pada 7 Januari 2026 tanpa menemukan jejak Syafiq. Meski demikian, masyarakat dan relawan setempat terus melanjutkan pencarian secara mandiri.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya
Tindakan Relawan dalam Pencarian Mandiri
Koordinator Basecamp Bambangan, Syaiful Amri, mengungkapkan bahwa pencarian mandiri tersebut dilakukan sebagai upaya kemanusiaan. "Kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mencari seorang pendaki yang hilang," ujarnya.
Relawan mulai pencarian melalui jalur Bambangan pada 9 Januari 2026, dengan melibatkan tiga Search and Rescue Unit (SRU) berdasarkan koordinat yang diberikan oleh Basarnas. Cuaca buruk menjadi tantangan utama selama proses pencarian ini.
Evakuasi dan Kondisi Syafiq
Syafiq Ali ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, dan proses evakuasi dilakukan segera oleh relawan. Akun resmi Basecamp Bambangan menyatakan, "Alhamdulillah, survivor atas nama Syafiq Ridhan Ali Razan ditemukan."
Pencarian ini melibatkan dua tim dengan total 57 personel dari Basecamp Bambangan dan Basecamp Baturraden, yang berusaha memperluas area pencarian berdasarkan catatan sejarah pendaki di area tersebut.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologi Anak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: