BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 26 JUNI 2025 • 09:07 WIB

Pengaruh Golongan Darah terhadap Risiko Stroke: Temuan Penting dari Penelitian Terbaru

Pengaruh Golongan Darah terhadap Risiko Stroke: Temuan Penting dari Penelitian TerbaruGenerated by Journalist AI

zenmoms.id – Penelitian terbaru menunjukkan hubungan signifikan antara golongan darah dan risiko stroke, yang dipublikasikan dalam jurnal Neurology. Temuan ini melibatkan data dari ribuan pasien stroke serta kontrol non-stroke, memberikan wawasan mendalam tentang faktor genetik yang mempengaruhi kesehatan.

Analisis mendalam menunjukkan bahwa individu dengan golongan darah A memiliki peluang 16 persen lebih tinggi mengalami stroke sebelum usia 60 tahun. Penelitian ini menyoroti pentingnya peran genetik dalam risiko kesehatan, terutama terkait dengan serangan stroke di usia muda.

Temuan Penelitian Mengenai Golongan Darah dan Stroke

Penelitian ini melibatkan analisis dari 48 studi genetik yang mencakup sekitar 17 ribu pasien stroke dan hampir 600 ribu kontrol non-stroke. Seluruh peserta berusia antara 18 dan 59 tahun, memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang pengaruh golongan darah terhadap risiko stroke.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu dengan gen golongan darah A memiliki kemungkinan 16 persen lebih tinggi mengalami stroke sebelum mencapai usia 60 tahun dibandingkan dengan populasi golongan darah lainnya. Selain itu, analisis juga menunjukkan adanya hubungan jelas antara lokasi gen golongan darah dan peningkatan risiko stroke.

Penjelasan oleh Ahli Saraf Vaskular

Steven Kittner, penulis senior dan ahli saraf vaskular dari Maryland University, menjelaskan, “Kami masih belum tahu mengapa golongan darah A memberikan risiko yang lebih tinggi.” Ia menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti trombosit dan protein yang melapisi pembuluh darah bisa berkontribusi terhadap perkembangan bekuan darah.

Kittner menambahkan, “Kita jelas membutuhkan lebih banyak studi lanjutan untuk memperjelas mekanisme peningkatan risiko stroke.” Hal ini menjadi dorongan bagi penelitian tambahan untuk lebih memahami hubungan antara golongan darah dan masalah kesehatan.

Perbedaan Risiko Berdasarkan Usia dan Golongan Darah

Analisis lebih lanjut membandingkan orang yang terkena stroke sebelum usia 60 tahun dengan mereka yang mengalaminya setelah usia tersebut. Dalam kelompok usia yang lebih tua, peningkatan risiko stroke pada golongan darah A menjadi tidak signifikan, mengindikasikan perbedaan mekanisme stroke berdasarkan usia.

Stroke pada individu yang lebih muda cenderung disebabkan oleh faktor-faktor yang berhubungan dengan pembentukan bekuan darah. Penelitian juga menemukan bahwa individu dengan golongan darah B memiliki risiko stroke sekitar 11 persen lebih tinggi, terlepas dari usia yang bersangkutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pengaruh Golongan Darah terhadap Risiko Stroke: Temuan Penting dari Penelitian Terbaru

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!