BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 05 NOVEMBER 2025 • 11:08 WIB

Penyitaan Inhaler Herbal Hong Thai: Lebih dari Dua Juta Produk Disita

Penyitaan Inhaler Herbal Hong Thai: Lebih dari Dua Juta Produk DisitaPenyitaan Inhaler Herbal Hong Thai: Lebih dari Dua Juta Produk Disita

Pemerintah Thailand menyita lebih dari dua juta inhaler herbal dari pabrik-pabrik ilegal yang diduga tidak memenuhi standar kesehatan. Penarikan ini menyoroti keprihatinan mengenai keamanan produk kesehatan yang beredar di masyarakat.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis AI untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat

Inhaler yang dikenal sebagai ya-dom ini banyak digunakan oleh wisatawan untuk melegakan saluran pernapasan. Namun, masalah kesehatan mungkin timbul akibat penggunaan inhaler yang terkontaminasi.

Penyitaan dan Penarikan Produk

Lebih dari 2,3 juta inhaler herbal telah disita oleh FDA Thailand, termasuk sekitar 400.000 inhaler merek Formula 2. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap investigasi yang mendapati bahwa produk ini diproduksi tanpa izin resmi.

Sekretaris Jenderal FDA, Supatra Boonserm, menjelaskan bahwa meskipun telah ada peringatan untuk Hong Thai Herbal, perusahaan tersebut tidak mengambil tindakan yang diperlukan. Penarikan ini penting agar konsumen terlindungi dari risiko produk yang berpotensi membahayakan.

Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan, Gaji Tetap Diterima di Tengah Kontroversi

Bahaya Kesehatan yang Ditimbulkan

Penggunaan inhaler herbal yang terkontaminasi dapat menyebabkan iritasi pada hidung dan tenggorokan. Para ahli peringatan bahwa kelompok rentan, seperti anak-anak dan orang tua, memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi paru-paru.

Dr. Golda Wang, apoteker klinis senior di Rumah Sakit Alexandra, menyatakan, 'Produk yang melanggar batas mikroba aman dapat menyebabkan risiko kesehatan yang serius.' Kontaminasi ini berpotensi menimbulkan infeksi paru-paru dan reaksi alergi.

Risiko yang Dihadapi oleh Pengguna

Dr. Alvin Ng Choon Yong, spesialis pengobatan pernapasan, menekankan bahwa produk yang tercemar mikroba bisa meningkatkan risiko pneumonia. 'Jika produk tersebut mengandung kontaminasi bakteri dan jamur, maka ada risiko terkena pneumonia dari sumber yang terhirup,' ujarnya.

Risiko ini menunjukkan pentingnya pengawasan dan regulasi yang ketat terhadap produk kesehatan herbal yang dipasarkan. FDA berkomitmen untuk menarik semua inhaler herbal yang tidak aman atau tidak berizin demi menjaga kesehatan masyarakat.

Baca juga: KPop Demon Hunters, Fenomena Baru di Netflix

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penyitaan Inhaler Herbal Hong Thai: Lebih dari Dua Juta Produk Disita

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!