BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 19:06 WIB

Kebisingan Kota: Fenomena Global yang Meningkat di Indonesia

Kebisingan Kota: Fenomena Global yang Meningkat di IndonesiaKebisingan Kota: Fenomena Global yang Meningkat di Indonesia

Di tengah kehidupan urban yang semakin padat, kebisingan menjadi bagian dari keseharian kita. Fenomena ini semakin mengemuka, khususnya di Indonesia, di mana sensitivitas terhadap suara semakin meningkat.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri untuk Hubungan yang Sehat

Masalah ini bukan hanya lokal, melainkan menjangkau seluruh dunia. Penelitian menunjukkan bahwa banyak orang merasa lebih tidak nyaman dengan suara di sekitar mereka, menciptakan tantangan baru bagi kesehatan mental.

Perubahan Lingkungan dan Urbanisasi

Dalam beberapa dekade terakhir, peningkatan urbanisasi di Indonesia membawa banyak perubahan. Dengan banyaknya bangunan baru, transportasi umum, dan pusat-pusat perdagangan, tingkat kebisingan di kota-kota besar melonjak drastis.

Menurut penelitian oleh Universitas Indonesia, kebisingan dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik seseorang. Lingkungan yang bising dapat menyebabkan stres dan ketidaknyamanan yang berkepanjangan.

Dari survei yang dilakukan, ditemukan bahwa 60% responden merasa lebih sensitif terhadap kebisingan dibandingkan lima tahun lalu. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kesadaran akan dampak buruk suara yang berlebih.

Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Tempat Nyaman

Dampak Teknologi dan Media Sosial

Perkembangan teknologi juga berkontribusi terhadap ketidaknyamanan ini. Dengan adanya perangkat seperti smartphone, orang sering kali terpapar dengan suara-suara dari notifikasi atau panggilan yang terus menerus.

Keberadaan media sosial juga memperparah situasi, di mana pengguna terus-menerus menerima informasi dalam bentuk audio dan visual. Suara-suara yang mengganggu ini sering kali sulit untuk dihindari dalam kehidupan sehari-hari.

Faktor Psikologis dan Kesehatan

Kecenderungan manusia untuk merasa lebih sensitif terhadap suara seiring dengan meningkatnya stres dalam hidup sehari-hari. Menurut dr. Sari, seorang psikolog, "Kebisingan dapat berkontribusi pada gangguan tidur dan meningkatkan kecemasan."

Hal ini berarti kesehatan mental dan kondisi psikologis seseorang sangat berpengaruh terhadap persepsi mereka terhadap kebisingan. Misalnya, orang yang mengalami kecemasan lebih cenderung merasa terganggu oleh suara-suara kecil.

Dari hasil penelitian, individu yang mengalami masalah tidur akibat kebisingan memiliki potensi lebih besar untuk mengembangkan gangguan kesehatan jangka panjang. Kebisingan bukan hanya mengganggu kenyamanan, melainkan juga mengancam kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan, Gaji Tetap Diterima di Tengah Kontroversi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kebisingan Kota: Fenomena Global yang Meningkat di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!