Pasangan Penerima Beasiswa Janji Kembalikan Dana Setelah Kontroversi Viral
Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya, Arya Iwantoro, berkomitmen untuk mengembalikan dana beasiswa LPDP setelah video pernyataan Dwi menjadi viral di media sosial. Video tersebut memicu reaksi negatif dari masyarakat dan pejabat terkait.
Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan, Gaji Tetap Diterima di Tengah Kontroversi
Direktur Utama LPDP, Purbaya Yudhi Sadewa, mengonfirmasi bahwa Arya belum memenuhi kewajiban pengabdian yang menjadi syarat penerimaan beasiswa dan mendukung langkah pengembalian dana.
Video yang menampilkan pernyataan Dwi tentang 'cukup saya WNI, anak jangan' menjadi pusat perhatian. Ucapan tersebut dianggap menghina, memicu banyak kritik dari berbagai kalangan.
Ketidakpuasan publik terhadap pernyataan ini juga disampaikan oleh pejabat, termasuk Menteri Keuangan yang mengungkapkan kekecewaan mendalam. Dalam konferensi pers, ia menyebutkan, 'Pak Dirut LPDP sudah bicara dengan suami dan dia sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai dari LPDP termasuk bunganya.'
Baca juga: Penjarahan Patung Superhero Anggota DPR: Iron Man dan Spider-Man Jadi Korban
Salah satu syarat penerima beasiswa LPDP adalah menyelesaikan kewajiban pengabdian. Purbaya menjelaskan bahwa hingga kini, Arya Iwantoro belum memenuhi persyaratan tersebut.
Sebagai tindak lanjut, pasangan ini sepakat untuk mengembalikan dana yang telah diterima. Mengenai besaran dana dan bunga yang harus dikembalikan, Purbaya menyatakan bahwa hal itu masih dalam perhitungan. 'Nanti, belum tahu tuh lagi dihitung, tapi saya sih minta dengan bunganya,' terangnya.
Purbaya menegaskan bahwa tindakan pengembalian dana sejalan dengan sanksi administratif yang bisa diambil. 'Blacklist tuh artinya nanti dia enggak bisa kerja lagi dengan berhubungan pemerintah di sini, selama saya di sini,' jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga komitmen oleh setiap penerima beasiswa LPDP, mengingat dananya bersumber dari pajak masyarakat. 'Uang penerima beasiswa ini bersumber dari pajak masyarakat dan utang negara yang dialokasikan untuk sumber daya manusia,' imbuhnya.
Baca juga: Pentingnya Olahraga Rutin untuk Kesehatan Jantung
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: