Momen Persalinan Denada: Menghadapi Kenangan yang Menyakitkan
Denada baru-baru ini membagikan pengalaman kelahiran putranya, Ressa, yang memicu trauma emosional mendalam bagi dirinya.
Baca juga: Deddy Desta Nyatakan Tuntutan 17+8 dan Pesan untuk Prabowo
Melalui ceriannya, ia menceritakan bagaimana perasaannya saat menghadapi persalinan seorang diri, tertekan dengan banyak rahasia yang harus disimpan.
Denada menceritakan kembali saat kelahiran Ressa yang penuh kesedihan. 'Jujur, kembali lagi aku kayak ada flashback. Yang aku ingat tuh aku pada saat itu aku sendiri, dan aku sedih banget, dan aku sakit banget rasanya hari itu. I was so alone.'
Kondisi saat itu membuatnya merasa jauh dari suasana yang seharusnya, di mana seharusnya ada kebahagiaan menyambut sang buah hati.
'Mestinya kan situasinya ideal, ada bapaknya, ada ibunya. Dan pada saat itu aku melihat betapa itu harus kita rahasiakan,' ungkapnya, menekankan betapa dalamnya luka tersebut.
Baca juga: Meningkatkan Kebugaran dengan Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat
Setelah melalui persalinan yang menyakitkan, Denada mengalami perasaan gagal sebagai ibu. Ia mengungkapkan, 'I feel so guilty, aku merasa bersalah banget. Aku seperti menyakiti semua orang, aku seperti merepotkan semua.'
Rasa bersalah itu terus menghantuinya, terlebih saat mencari interaksi dengan Ressa.
'Setiap aku melihat dia, langsung berasa kayak 'iya ya, tahu apa enggak ya? Tahu apa enggak ya?' Rasa canggung itu muncul karena aku merasa bersalah sama dia,' jelasnya dengan emosi.
Kepergian Emilia Contessa, ibunya, menjadikan Denada sebagai satu-satunya figur yang dapat memberikan kejujuran kepada Ressa. Ia berusaha membangun komunikasi meski belum mendapatkan respon yang diharapkannya.
'Ressa kalau boleh, ingin rasanya ketemu Ressa. Enggak untuk apa-apa, aku hanya ingin ketemu kalau boleh pengin peluk aja,' ujarnya penuh harap.
Denada bertekad untuk menjelaskan situasi yang sebenarnya kepada anaknya. 'Aku berutang penjelasan-penjelasan ini kepada dia,' tutupnya dengan penuh keyakinan.
Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan, Gaji Tetap Diterima di Tengah Kontroversi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: