Selasa, 21 OKTOBER 2025 • 11:40 WIB

RSUP Prof Ngoerah Keluarkan Dokter Koas Terkait Insiden Bullying

Author

RSUP Prof Ngoerah Keluarkan Dokter Koas Terkait Insiden Bullying

RSUP Prof IGNG Prof Ngoerah di Denpasar mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan dokter peserta didik setelah diduga membully mahasiswa Universitas Udayana. Langkah ini diambil menyusul kematian salah satu mahasiswa, Timothy Anugerah Saputra.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Terbaru dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Pendingin Canggih

Plt Direktur Utama RS Ngoerah, I Wayan Sudana, menyatakan bahwa para dokter koas tersebut dikembalikan ke Universitas Udayana untuk proses lebih lanjut terkait komentar yang dianggap tidak pantas di media sosial.

Pernyataan Resmi RSUP Prof Ngoerah

Dalam rilis resmi pada Senin (20/10), I Wayan Sudana menyatakan keprihatinan mendalam atas berita duka yang melanda mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana. Ia menegaskan tindakan pengembalian dokter koas bertujuan untuk menjaga nama baik institusi dan mencegah citra buruk yang dapat timbul akibat perilaku tidak pantas.

Sudana menambahkan, 'Kami merasa perlu mengambil langkah ini untuk melindungi reputasi dan integritas RSUP Ngoerah.' Tindakan ini diharapkan dapat memberikan sinyal tegas mengenai pentingnya perilaku profesional di dunia pendidikan.

Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan, Gaji Tetap Diterima di Tengah Kontroversi

Proses Investigasi yang Diterapkan

RSUP Prof Ngoerah berkomitmen untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap tindakan yang diduga melanggar etika ini. I Wayan Sudana menjelaskan, 'Kami akan memastikan setiap laporan ditindaklanjuti dengan serius dan jika terbukti bersalah, pelanggar akan dikenakan sanksi sesuai prosedur yang berlaku.'

Langkah ini menjadi bagian dari upaya RSUP Ngoerah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan aman bagi semua peserta didik. Institusi kesehatan ini menekankan pentingnya menjaga etika dan martabat profesi serta menciptakan iklim yang mendukung perkembangan siswa.

Reaksi dari Universitas Udayana

Ketua Unit Komunikasi Publik Universitas Udayana, Dewi Pascarani, turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas kematian Timothy Anugerah Saputra. 'Kami sangat berduka atas kejadian ini dan mengingatkan pentingnya sikap profesional di kalangan mahasiswa,' ujarnya.

Pascarani menjelaskan bahwa dalam situasi yang sensitif seperti ini, penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan empati dan dukungan terhadap satu sama lain. 'Kita harus bersama-sama menciptakan lingkungan akademis yang mendukung dan tidak menyinggung,' tambahnya.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Prinsip Fengshui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU