Sebuah video yang menunjukkan sekelompok bocah menghentikan kendaraan di Tol Batang-Semarang baru-baru ini viral di media sosial. Aksi yang terjadi pada Senin petang ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan berbagai tanggapan.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Mulai Berlangsung
Dalam rekaman tersebut, terlihat anak-anak itu berinteraksi langsung dengan pengguna jalan, mengacungkan sesuatu di tengah tol. Tindakan ini dianggap berbahaya dan berpotensi memicu kecelakaan fatal.
Detail Aksi Berbahaya
Di dalam video yang beredar, terlihat beberapa anak duduk di pinggir jalan tol dan berusaha menghentikan kendaraan yang melintas. Aksi ini menunjukkan kurangnya pengawasan dari orang tua, serta potensi bahaya yang dapat terjadi di jalan tol.
Para netizen pun memberikan tanggapan beragam, banyak yang mengingatkan pentingnya keselamatan di jalan dan mengutuk tindakan berisiko yang dilakukan anak-anak tersebut. Masyarakat diharapkan lebih proaktif dalam memperhatikan anak-anak, terutama di tempat berbahaya seperti jalan tol.
Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan, Gaji Tetap Diterima di Tengah Kontroversi
Respons dari PT Jasamarga Semarang Batang
Humas PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), Dedi Mawardi, mengkonfirmasi bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan terkait video tersebut. "Kami cek lokasi langsung dan tracing kemudian akan ditindak lanjutin," kata Dedi.
Pihak PT JSB juga menyatakan terima kasih atas informasi dan siap berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk melakukan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Langkah Pihak Berwajib
Kanit Patroli Jalan Raya (PJR) Subah Polda Jateng, AKP Nuryadi, mengatakan pihaknya telah memonitor kejadian tersebut. Patroli di lokasi akan ditingkatkan, terutama di sore hari, untuk mencegah aksi berbahaya serupa.
"Aksi itu sangat membahayakan. Kita akan melakukan peningkatan patroli, agar hal yang berbahaya dan dilarang itu tidak terjadi lagi," ungkap Nuryadi. Edukasi kepada masyarakat juga dipandang penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: