Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) optimis ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Shell Indonesia dapat pulih pada akhir bulan ini setelah negosiasi impor selesai.
Baca juga: Deddy Desta Nyatakan Tuntutan 17+8 dan Pesan untuk Prabowo
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman, memastikan bahwa pembahasan suplai BBM melalui mekanisme impor dengan kuota Pertamina kini telah memasuki tahap akhir.
Proses Negosiasi dan Persiapan Pengiriman
Laode Sulaeman menjelaskan bahwa kargo untuk pengisian stok Shell sedang dalam tahap persiapan keberangkatan dari lokasi pemuatan. Hal ini memungkinkan BBM Shell tersedia kembali dalam waktu dekat.
Ia menambahkan bahwa pengiriman ditargetkan tiba sebelum akhir tahun, mengingat situasi yang ada saat ini.
"Harus sampai akhir tahun," ujarnya, menambahkan bahwa informasi terakhir menunjukkan ketersediaan BBM Shell diperkirakan normal kembali pada akhir bulan ini.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya
Faktor dalam Negosiasi
Laode menjelaskan bahwa proses negosiasi Shell memakan waktu karena banyak faktor yang dipertimbangkan. Diantaranya adalah spesifikasi badan usaha dan kesesuaian harga, serta isu fluktuasi harga internasional.
Ia menekankan bahwa permasalahan teknis, terutama kadar sulfur dan isu etanol, tidak menjadi hambatan dalam pembahasan tersebut.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, juga menyatakan bahwa pembicaraan komersial dengan Shell telah mencapai tahap akhir dengan negosiasi yang "sudah mengerucut."
Kondisi Pasokan di SPBU Lain
Sementara itu, sejumlah SPBU swasta lain telah lebih dulu memulihkan pasokan BBM setelah menyepakati impor menggunakan kuota Pertamina untuk jenis BBM lainnya. Contohnya, BP-AKR memastikan BBM jenis BP 92 dan BP Ultimate Diesel kembali tersedia.
Vivo juga telah mendapatkan pasokan baru sebanyak 100 ribu barel setelah melalui proses negosiasi dan tender yang sesuai dengan prinsip governance yang baik.
Pertamina menegaskan bahwa kolaborasi dengan badan usaha swasta merupakan bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional, dengan harapan stok BBM Shell segera kembali tersedia.
Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan, Gaji Tetap Diterima di Tengah Kontroversi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: