Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 14:26 WIB

Mengenal Penyebab Banjir Mendadak di Indonesia

Author

Mengenal Penyebab Banjir Mendadak di Indonesia

Banjir mendadak menjadi masalah signifikan bagi banyak wilayah di Indonesia, terutama saat musim peralihan. Fenomena ini seringkali memengaruhi aktivitas sehari-hari masyarakat dan mengakibatkan kerugian harta benda.

Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuaan Istimewa di DPR

Berbagai faktor mendorong terjadinya banjir mendadak ini, mulai dari cuaca ekstrem hingga penyalahgunaan lahan. Mari kita telisik lebih dalam penyebab yang berkontribusi terhadap masalah ini.

Cuaca Ekstrem dan Perubahan Iklim

Cuaca ekstrem akibat perubahan iklim merupakan salah satu penyebab utama banjir mendadak. Hujan deras yang turun dalam waktu singkat mengakibatkan tanah tidak mampu menyerap air, menyebabkan genangan.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena El Niño dan La Niña sangat berpengaruh terhadap pola curah hujan di seluruh Indonesia. Dengan fluktuasi cuaca yang meningkat, ancaman banjir pun semakin rentan terjadi.

Pelaksanaan sistem peringatan dini juga penting agar masyarakat dapat bersiap menghadapi kemungkinan banjir. Sayangnya, tidak semua daerah memiliki infrastruktur yang memadai untuk memberikan informasi ini secara efektif.

Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Melalui Fengshui Meja Kerja

Penggunaan Lahan yang Tidak Tepat

Perubahan penggunaan lahan dari area hijau menjadi permukiman atau kawasan perkotaan mengurangi kemampuan tanah untuk menyerap air. Dengan semakin banyaknya bangunan di daerah perkotaan, air hujan menjadi sulit meresap ke tanah.

Pengalihan fungsi lahan yang tidak sesuai dengan kaidah tata ruang juga memperluas daerah rawan banjir. Penataan lahan yang baik sangat diperlukan untuk meminimalkan dampak banjir akibat curah hujan yang tinggi.

Tak jarang, saluran air yang ada tercemar oleh sampah, yang pada gilirannya menghambat aliran air. Saat hujan turun, air akan meluap dan menyebabkan banjir di jalanan.

Sistem Drainase yang Kurang Memadai

Sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik turut menjadi faktor penambah risiko terjadinya banjir mendadak. Di banyak daerah, saluran drainase tidak dirawat dengan baik, menyebabkan tersumbat oleh sampah dan endapan.

Kondisi ini merugikan, sebab air tidak dapat mengalir dengan baik, mengakibatkan penumpukan saat hujan turun. Oleh karena itu, pemeliharaan rutin terhadap sistem drainase sangat diperlukan untuk menghadapi musim hujan.

Selain itu, masalah juga muncul akibat pembangunan infrastruktur yang tidak ramah lingkungan. Drainase yang tidak sesuai dengan tata ruang serta kurangnya ruang terbuka hijau memperparah situasi ini.

Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan, Gaji Tetap Diterima di Tengah Kontroversi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU