Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa pola makan Mediterania dapat mengurangi risiko stroke, khususnya pada perempuan dalam fase menopause.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Diet ini, kaya akan sayuran, buah-buahan, dan lemak sehat, terbukti berkontribusi pada penurunan risiko stroke hingga 18 persen.
Memahami Diet Mediterania
Diet Mediterania merupakan pola makan yang menekankan konsumsi tinggi sayur dan buah, kacang-kacangan, biji-bijian, serta minyak zaitun sebagai sumber lemak utama.
Pola makan ini juga mencakup konsumsi ikan sebagai protein hewani utama dan membatasi penggunaan daging merah serta produk susu.
Dengan memperbolehkan konsumsi alkohol dalam jumlah moderat, diet ini kaya akan serat, antioksidan, dan lemak sehat yang diyakini mendukung kesehatan pembuluh darah dan jantung.
Studi ini melibatkan lebih dari 105 ribu perempuan yang tergabung dalam California Teachers Study, di mana mereka mengisi kuesioner tentang kebiasaan makan.
Hasil Temuan Penelitian
Selama masa tindak lanjut 20,5 tahun, hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang menerapkan diet Mediterania memiliki risiko stroke lebih rendah hingga 18 persen.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Prinsip Fengshui
Penurunan risiko ini lebih signifikan pada stroke iskemik dengan penurunan 16 persen dan stroke hemoragik yang turun sebesar 25 persen.
Temuan tersebut menantang anggapan bahwa gaya hidup lebih terkait dengan stroke iskemik dibandingkan stroke hemoragik.
Dokter Andrew Freeman menyebutkan, 'Ini bukan hal yang mengejutkan, sudah banyak bukti bahwa pola makan berbasis nabati utuh dan rendah lemak sangat baik untuk mencegah penyakit jantung dan otak.'
Relevansi bagi Perempuan yang Memasuki Menopause
Doktor Sophia Wang menekankan pentingnya diet sehat bagi perempuan yang memasuki masa menopause, dengan mengatakan, 'Risiko stroke pada perempuan meningkat saat menopause dan setelahnya.'
Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa ada langkah yang bisa diambil untuk meminimalkan risiko stroke, seperti menerapkan diet Mediterania.
Meskipun ada keterbatasan dalam penelitian seperti tidak mengikuti perubahan pola makan peserta, temuan ini menguatkan bukti tentang manfaat diet Mediterania.
Di akhir penelitian, pesan utama adalah bahwa pola makan nabati yang seimbang sangat berperan dalam mencegah stroke, terutama bagi perempuan yang lebih tua.
Baca juga: Ketegangan di Rapat Komisi XIII DPR RI: Ahmad Dhani vs Willy Aditya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: