BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 03 JULI 2025 • 12:38 WIB

Peringatan Sam Altman: Tingkat Kepercayaan Masyarakat terhadap AI Berisiko Tinggi

zenmoms.id – Sam Altman, CEO OpenAI, mengingatkan masyarakat akan risiko tinggi terkait kepercayaan berlebihan terhadap kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT. Ia menekankan bahwa meskipun AI semakin populer, akurasi dan keandalannya masih sangat perlu disikapi dengan skeptisitas.

Dalam keterangan terbarunya, Altman mencatat bahwa ketergantungan masyarakat pada AI dapat mengancam, mengingat AI berpotensi menghasilkan informasi yang tidak hanya salah, tetapi juga berhalusinasi.

Kecenderungan Masyarakat Terhadap AI

Sebagai bagian penting dari kehidupan modern, AI seperti ChatGPT, Gemini, dan DeepSeek telah menjadi alat pencarian informasi yang banyak digunakan. Namun, Altman mengingatkan akan pentingnya bersikap skeptis terhadap hasil yang diberikan oleh teknologi ini.

‘Seharusnya teknologi itu tidak terlalu Anda percayai,’ kata Altman, menunjukkan perlunya kehati-hatian dalam menggunakan informasi yang dihasilkan oleh AI. Dia mengingatkan bahwa meski AI dapat mempermudah akses informasi, ketidakakuratan tetap menjadi ancaman yang signifikan.

Halusinasi dalam AI

Halusinasi dalam konteks AI mengacu pada kecenderungan model untuk menghasilkan informasi yang menyesatkan atau tidak relevan. Contohnya, pengguna kadang mendapat definisi untuk kata-kata yang sebenarnya tidak memiliki arti, yang menunjukkan bagaimana AI sesekali gagal memenuhi permintaan dengan akurat.

‘Orang-orang memiliki tingkat kepercayaan sangat tinggi terhadap ChatGPT, yang adalah hal menarik karena AI berhalusinasi,’ ucap Altman, menyoroti bahwa fenomena ini bukan saja berisiko menyesatkan, tetapi juga berdampak pada kualitas informasi yang diterima oleh pengguna.

Dampak Penggunaan AI terhadap Kinerja Kognitif

Sebuah studi baru-baru ini dari MIT Media Lab berjudul ‘Your Brain on ChatGPT’ menyoroti potensi dampak negatif penggunaan AI. Dalam penelitian tersebut, tiga kelompok diuji: satu kelompok menggunakan ChatGPT, kelompok kedua menggunakan Google Search, dan kelompok ketiga tanpa teknologi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang menggunakan ChatGPT mengalami penurunan dalam ‘konektivitas pita alfa,’ yang berhubungan dengan memori dan pemrosesan bahasa. Penemuan ini semakin mempertegas bahwa ketergantungan pada AI dapat berdampak pada kemampuan kognitif pengguna.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Peringatan Sam Altman: Tingkat Kepercayaan Masyarakat terhadap AI Berisiko Tinggi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!