TikTok Uji Fitur Baru Kontrol Konten AI di Halaman For You Page
TikTok kini sedang menguji fitur baru yang memberikan pengguna kendali lebih atas konten yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan di halaman For You Page (FYP). Fitur ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan memungkinkan pengguna mengatur pengalaman menonton mereka sesuai dengan preferensi individual.
Baca juga: Meningkatkan Kebugaran dengan Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat
Langkah ini muncul seiring meningkatnya jumlah konten berbasis AI dari berbagai kreator yang aktif di platform. Dengan kontrol ini, TikTok berharap dapat menjaga relevansi konten yang ditampilkan, agar lebih sesuai dengan apa yang diinginkan pengguna.
Fitur kontrol yang diperkenalkan TikTok memungkinkan pengguna memilih frekuensi konten AI yang ditampilkan di FYP mereka melalui pengaturan di menu Manage Topics → AI-Generated Content. Dengan menggunakan slider, pengguna dapat menentukan seberapa banyak konten AI yang ingin mereka lihat.
Pengaturan ini tidak menghapus konten AI sepenuhnya, tetapi memberikan pengguna kemampuan untuk mengatur seberapa sering mereka ingin melihat jenis konten tersebut. Berdasarkan laporan, fitur ini masih dalam tahap percobaan dan belum sepenuhnya dapat diakses oleh semua pengguna.
Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Usai Kejadian Penjarahan
Banyak faktor yang mendorong TikTok merilis fitur ini, terutama lonjakan konten berbasis AI yang semakin mendominasi platform. Kreator kini memanfaatkan berbagai alat generatif seperti OpenAI Sora dan Google Veo untuk meningkatkan kualitas dan jumlah konten yang mereka sajikan.
Namun, fenomena ini juga menimbulkan kekhawatiran mengenai 'AI slop', yang merujuk pada konten berkualitas rendah yang berpotensi mengganggu pengalaman pengguna. Dengan kontrol yang baru ini, TikTok ingin memberikan kesempatan kepada pengguna untuk menyaring dan mengatur paparan mereka terhadap video yang dihasilkan oleh AI.
Salah satu manfaat dari fitur ini adalah memberikan pengguna FYP yang lebih relevan dan sesuai dengan preferensi pribadi mereka. Pengguna bisa mengurangi paparan terhadap konten AI, sehingga pengalaman menonton menjadi lebih fokus dan menyenangkan.
Di sisi lain, ada batasan pada fitur ini karena saat ini masih dalam tahap uji coba dan belum tersedia untuk seluruh pengguna global. Pengguna tidak bisa sepenuhnya menghilangkan konten AI dari tampilan mereka, dan sistem deteksi untuk meningkatkan akurasi konten masih terus dikembangkan.
Baca juga: Aksi Nekat Pria di Atas Kereta Commuterline Viral di Media Sosial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: