BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 14:14 WIB

Taiwan Menolak Usulan AS Terkait Pemindahan Rantai Pasok Semikonduktor

Taiwan Menolak Usulan AS Terkait Pemindahan Rantai Pasok SemikonduktorTaiwan Menolak Usulan AS Terkait Pemindahan Rantai Pasok Semikonduktor

Taiwan mengambil langkah tegas untuk menolak usulan Amerika Serikat yang meminta pemindahan 40% rantai pasok semikonduktor. Wakil Perdana Menteri Cheng Li-chiun menegaskan bahwa permintaan tersebut tidaklah realistis.

Baca juga: Uya Kuya Terkena Imbas Penjarahan Pasca Video Joget Viral

Cheng menggarisbawahi bahwa ekosistem semikonduktor yang terbangun selama beberapa dekade di Taiwan tidak dapat dipindahkan dengan mudah, menunjukkan komitmen negara itu untuk tetap berinvestasi dalam industri domestik meski ada tekanan untuk ekspansi internasional.

Latar Belakang Permintaan AS

Permintaan pemindahan rantai pasok semikonduktor oleh Amerika Serikat muncul setelah kesepakatan perdagangan ditandatangani pada Januari lalu. Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menginginkan pemindahan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kerjasama perdagangan selama masa pemerintahan Presiden Donald Trump.

Sebagai bagian dari kesepakatan ini, Taiwan berkomitmen untuk menjamin investasi langsung sebesar USD 250 miliar dari perusahaan-perusahaan teknologi. Ini termasuk memberikan kredit tambahan yang sama guna memperluas kapasitas produksi di AS, membuat hubungan perdagangan antara kedua negara semakin penting dan sorotan.

Meski demikian, tantangan besar muncul dalam implementasinya, terutama terkait rencana pemindahan rantai pasok yang dianggap tidak realistis.

Baca juga: Pentingnya Rutin Minum Obat Cacing Bagi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Posisi Taiwan dan Dampak Investasi

Cheng Li-chiun menyatakan bahwa investasi Taiwan di AS harus dilakukan dengan prinsip mempertahankan identitas industri semikonduktor yang ada di dalam negeri. Ini dianggap sebagai penegasan kekuatan dan integritas Taiwan dalam industri global.

Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC), perusahaan terkemuka dalam industri ini, telah mengumumkan komitmen investasi sebesar USD 65 miliar untuk manufaktur di AS. Rencananya, TSMC jumlah investasi ini akan meningkat menjadi USD 165 miliar untuk memproduksi chip bagi klien-klien di AS seperti Apple dan Nvidia.

Namun, dengan upaya pemindahan rantai pasok chip ke AS, tantangan yang dihadapi tidaklah kecil. Integrasi industri semikonduktor yang telah berjalan baik di Taiwan menjadi kendala penting dalam proses ini.

Tantangan dan Analisis Geopolitik

Analis semikonduktor berpendapat bahwa pemindahan rantai pasok yang kompleks tidak hanya sulit, tetapi juga dapat mengakibatkan dampak negatif terhadap ekosistem yang telah ada. Sejumlah tantangan, termasuk kekurangan tenaga kerja di AS dan biaya tinggi yang terlibat dalam proses ini, menjadi fokus perhatian.

Teori Perisai Silikon juga menjadi pertimbangan signifikan dalam diskusi ini. Menurut teori tersebut, peran Taiwan dalam pasokan chip global sangat sentral, mengharuskan AS untuk menghindari ketegangan dengan China.

Dalam konteks geopolitik yang semakin rumit, analisis menunjukkan bahwa tuntutan untuk pemindahan rantai pasok berpotensi memperburuk hubungan antara kedua negara dan mengganggu stabilitas industri global.

Baca juga: Cara Menunjukkan Cinta kepada Pasangan Melalui Tindakan Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Taiwan Menolak Usulan AS Terkait Pemindahan Rantai Pasok Semikonduktor

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!