Siri Mendapat Penundaan Peluncuran, Diharapkan Hadir di iOS 26.5 dan iOS 27
Apple baru saja mengumumkan bahwa peluncuran fitur baru untuk Siri yang awalnya dijadwalkan di iOS 26.4 kini tertunda dan akan disalurkan ke versi iOS 26.5 dan iOS 27.
Baca juga: Deddy Desta Nyatakan Tuntutan 17+8 dan Pesan untuk Prabowo
Keputusan ini diambil setelah menemukan masalah dalam pengujian internal yang perlu diselesaikan sebelum peluncuran.
Menurut laporan Bloomberg, penundaan ini disebabkan adanya masalah baru yang ditemukan selama tahap pengujian internal.
Sebelumnya, Apple juga pernah mengalami penundaan serupa hampir setahun lalu, menunjukkan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Fitur-fitur baru yang diharapkan mencakup kemampuan Siri untuk lebih memahami konteks personal pengguna serta merespons informasi yang ditampilkan di layar.
Baca juga: Peluncuran Denza D9: MPV Mewah dengan Harga Kompetitif di China dan Indonesia
Apple kini mengalihkan perhatian para insinyur untuk memastikan iOS 26.5, yang direncanakan rilis pada bulan Mei, dapat memasuki fase pengujian untuk fitur Siri yang baru.
Pengembangan juga akan mencakup fitur lain seperti alat pencarian web yang menerapkan teknologi AI dalam format ringkasan jawaban.
Tak hanya itu, kemampuan pembuatan gambar kustom yang juga diujicobakan pada versi iOS 26.4 turut dalam pengujian kali ini.
Apple memiliki rencana untuk memperkenalkan versi Siri yang lebih menyerupai chatbot AI pada peluncuran yang berkaitan dengan iOS 27, iPadOS, dan macOS 27.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pembaruan besar ini dijadwalkan untuk diluncurkan pada ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) bulan Juni mendatang.
Langkah ini mencerminkan upaya Apple untuk mengejar ketertinggalan dan meningkatkan fitur AI generatif di tengah persaingan yang semakin ketat dengan pemain lainnya seperti OpenAI dan Anthropic.
Baca juga: Mengenali Gejala Awal Serangan Jantung untuk Pencegahan yang Lebih Baik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: