Inovasi Penyimpanan Data: Kaca dengan Kapasitas 4,8 TB yang Tahan Hingga 10.000 Tahun
Microsoft baru saja meluncurkan teknologi penyimpanan data revolusioner yang menggunakan bahan kaca, dengan kapasitas mencapai 4,84 terabyte dalam satu lempengan berukuran 12 cm x 12 cm.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Teknologi ini merupakan bagian dari Project Silica dan diklaim dapat bertahan hingga 10.000 tahun tanpa memerlukan aliran listrik selama penyimpanan.
Penyimpanan data menggunakan kaca menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan media penyimpanan lainnya seperti hard disk atau SSD, yang dikenal memiliki umur yang terbatas.
Kaca borosilikat yang dipakai dalam riset ini memiliki stabilitas termal dan kimia yang luar biasa, serta tahan terhadap kelembapan dan gangguan elektromagnetik.
Baca juga: Sri Mulyani Serukan Cinta Tanah Air Pasca Insiden Penjarahan
Proses penulisan data di media kaca ini berbeda dari teknik penyimpanan optik konvensional, karena data diukir menggunakan laser femtosecond.
Teknik ini menciptakan titik-titik mikroskopis yang dikenal sebagai voxel, yang meningkatkan efisiensi penyimpanan data.
Salah satu tantangan terbesar adalah kecepatan penulisan data yang masih perlu ditingkatkan, di mana prototipe saat ini hanya bisa mencapai kecepatan tulis 66 megabit per detik.
Walaupun demikian, Microsoft menekankan bahwa teknologi ini ideal untuk penyimpanan arsip jangka panjang, meskipun kurang sesuai untuk data yang memerlukan pembaruan secara berkala.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: