BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 12:57 WIB

Respon NASA Terhadap Klaim Donald Trump Soal UFO dan UAP

Respon NASA Terhadap Klaim Donald Trump Soal UFO dan UAPRespon NASA Terhadap Klaim Donald Trump Soal UFO dan UAP

NASA telah merespons pernyataan mantan Presiden Donald Trump mengenai UFO dan fenomena udara tak dikenal (UAP). Dalam keterangannya, NASA menekankan pentingnya sains yang terbuka dan transparan.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Mulai Berlangsung

Pernyataan Trump menarik perhatian setelah mantan Presiden Barack Obama juga menyatakan pandangannya tentang kemungkinan kehidupan di luar Bumi, sehingga memicu kebangkitan diskusi tentang transparansi pemerintah dalam isu ini.

Awal Mula Isu UFO dan UAP

Dalam beberapa minggu terakhir, isu UFO dan UAP mencuat kembali ke permukaan setelah pernyataan dari kedua mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama dan Donald Trump. Pembahasan ini membuka kembali diskusi mengenai keterbukaan pemerintah tentang penemuan yang berkaitan dengan fenomena luar angkasa.

Obama, saat muncul dalam sebuah podcast, menyatakan, 'Mereka nyata, tapi saya belum pernah melihatnya'. Komentarnya menunjukkan bahwa meskipun ada klaim akan adanya kehidupan alien, dia tidak memiliki bukti konkret tentang kunjungan makhluk luar angkasa ke Bumi.

Pernyataan tersebut dialamatkan pada pemahaman umum yang berkembang belakangan ini, di mana banyak orang mulai penasaran tentang keberadaan kehidupan di luar planet kita, yang semakin diperkuat oleh laporan-laporan resmi dari Pentagon.

Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word dan Aplikasi Lain

Tanggapan Donald Trump

Mantan Presiden Donald Trump memberikan tanggapan atas pernyataan Obama dalam sebuah wawancara saat penerbangan menuju Georgia. Ia mengklaim bahwa Obama telah melakukan kesalahan dengan menyebarluaskan informasi yang seharusnya bersifat rahasia negara.

Trump menegaskan niatnya untuk meminta lembaga-lembaga pemerintah untuk mulai mengidentifikasi dan merilis dokumen terkait UFO dan UAP yang selama ini dikelompokkan sebagai informasi terklasifikasi. Hal ini menunjukkan adanya keinginan untuk lebih transparan dan terbuka mengenai data yang ada.

Ketegangan antara kedua mantan presiden ini juga mencerminkan perbedaan perspektif dalam hal bagaimana pemerintah harus menangani isu yang sangat sensitif ini.

Komitmen NASA dan Batasan Dalam Pengungkapan Informasi

Menanggapi pernyataan yang mengemuka, Sekretaris Pers NASA, Bethany Stevens, menyatakan bahwa lembaga tersebut berkomitmen pada prinsip sains terbuka. Menurutnya, transparansi dalam pengungkapan data sangat penting agar masyarakat dapat berinovasi berdasarkan hasil penelitian yang ada.

Namun, ia juga menegaskan bahwa tidak semua informasi dapat dipublikasikan tanpa batas. Ada data yang mungkin sensitif dan tunduk pada peraturan hukum yang ketat, termasuk Undang-Undang Privasi yang melindungi data tertentu.

NASA berusaha seimbang antara keterbukaan informasi dan kebutuhan untuk melindungi aspek-aspek tertentu dari data yang mungkin memiliki implikasi keamanan nasional.

Baca juga: Mengenali Gejala Awal Serangan Jantung untuk Pencegahan yang Lebih Baik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Respon NASA Terhadap Klaim Donald Trump Soal UFO dan UAP

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!