NASA telah resmi menugaskan perusahaan antariksa Blue Origin untuk mengantarkan rover penjelajah VIPER ke kutub selatan Bulan.
Baca juga: Kementerian Perindustrian: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diajukan
Misi ini adalah bagian dari program Artemis yang bertujuan mewujudkan kehadiran manusia secara berkelanjutan di Bulan sebagai langkah awal menuju Mars.
Misi Mencari Air di Bulan
Rover VIPER akan berfokus untuk mencari dan memetakan sumber daya volatil, terutama es air yang terdapat di permukaan Bulan.
Penemuan ini menjadi kunci bagi misi jangka panjang manusia di luar Bumi, karena air dapat dipergunakan sebagai bahan bakar roket serta kebutuhan lainnya untuk astronot di masa depan.
Rencananya, VIPER akan diluncurkan menggunakan pendarat Blue Moon MK1 yang saat ini sedang dalam proses produksi oleh Blue Origin, dengan target peluncuran pada akhir tahun 2027.
Pada saat peluncuran, para ilmuwan juga berharap dapat memulai jendela sains selama 100 hari untuk eksplorasi di permukaan Bulan.
Kembali Hidupkan Proyek VIPER
Proyek VIPER sempat dibatalkan pada tahun 2024 karena masalah biaya, namun kini kembali dihidupkan dengan pendekatan kemitraan yang lebih efisien.
Baca juga: Destinasi Liburan Solo di Indonesia yang Menarik untuk Dijelajahi
Nicky Fox, Associate Administrator NASA, mengungkapkan, 'Kami mencari cara yang kreatif dan hemat biaya untuk mencapai tujuan eksplorasi kami.'
Pendekatan ini diharapkan bisa memperkuat kehadiran Amerika di luar angkasa serta fokus pada investasi jangka panjang dalam eksplorasi.
Dengan memanfaatkan kemampuan sektor swasta, NASA berharap dapat lebih fokus pada misi eksplorasi yang lebih ambisius di masa depan.
Peran Blue Origin dalam Misi
Blue Origin bertanggung jawab atas keseluruhan arsitektur pendaratan, termasuk desain, pengujian, hingga pengantaran rover ke permukaan Bulan.
Sementara itu, NASA akan mengambil alih untuk mengelola operasi rover dan merencanakan aktivitas ilmiah setelah pendaratan selesai.
Joel Kearns, Deputi Associate Administrator untuk Eksplorasi NASA, menekankan pentingnya pencarian air di Bulan, 'Misi ini berpotensi memberi wawasan tentang lokasi es di Bulan serta asal-usul air dalam tata surya.'
Dengan penemuan ini, ilmu pengetahuan diharapkan dapat berkembang menuju pemahaman yang lebih baik mengenai potensi keberadaan kehidupan di luar Bumi.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: