Kamis, 30 OKTOBER 2025 • 11:48 WIB

Komet 3I/ATLAS Resmi Masuk Dalam Daftar Ancaman PBB

Author

Komet 3I/ATLAS Resmi Masuk Dalam Daftar Ancaman PBB

Komet 3I/ATLAS kini resmi masuk dalam daftar ancaman yang dipantau oleh badan pertahanan planet PBB, menandakan perhatian serius para ilmuwan terhadap potensi ancaman antarbintang.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri untuk Hubungan yang Sehat

Langkah ini diambil NASA untuk melindungi Bumi dari bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh lintasan komet yang tidak terduga.

Perilaku Aneh Komet 3I/ATLAS

Citra terbaru dari komet 3I/ATLAS menunjukkan fenomena luar biasa, yaitu ‘anti-tail’ yang merupakan semburan partikel yang justru mengarah ke Matahari.

Fenomena ini bertentangan dengan karakteristik normal komet, yang biasanya mengeluarkan debu dan gas menjauh dari Matahari.

IAWN telah menempatkan komet ini dalam ‘Comet Astrometry Campaign’ untuk pemantauan lebih mendalam, menanggapi tantangan yang ada dalam memprediksi lintasan objek antarbintang ini.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Mulai Berlangsung

Latihan Global dan Pemantauan

Sebagai langkah pencegahan, para ilmuwan merencanakan latihan global yang akan berlangsung antara 27 November 2025 hingga 27 Januari 2026.

Selama periode ini, teleskop di negara-negara yang berpartisipasi akan memfokuskan perhatian pada 3I/ATLAS untuk meningkatkan akurasi pelacakan posisinya.

Selain itu, pengamatan juga dipusatkan pada jalur lintasan komet yang diperkirakan akan melintasi dua wahana luar angkasa, yakni Europa Clipper milik NASA dan Hera milik Badan Antariksa Eropa (ESA) pada tanggal 25 Oktober hingga 6 November 2025.

Peluang Penelitian yang Penting

Pertemuan antara 3I/ATLAS dan kedua wahana luar angkasa ini diharapkan dapat memberikan kesempatan berharga untuk mempelajari material dari luar tata surya secara langsung.

Program Tailcatcher saat ini tengah menghitung jarak terdekat antara wahana dan ekor komet yang diperkirakan mencapai sekitar lima juta mil.

NASA menginformasikan bahwa wahana Europa Clipper dilengkapi alat untuk mengukur plasma dan magnetometer, yang akan digunakan untuk mendeteksi partikel dari ekor komet. Sedangkan, wahana Hera milik ESA sedang dalam perjalanan menuju sistem Didymos-Dimorphos.

Baca juga: Pentingnya Olahraga Rutin untuk Kesehatan Jantung

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU