Neal Mohan, CEO YouTube, menerapkan kebijakan ketat tentang penggunaan perangkat digital untuk anak-anaknya di tengah kemajuan teknologi yang pesat.
Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word dan Aplikasi Lain
Ia menekankan pentingnya pengendalian konsumsi konten digital demi menjaga keseimbangan kehidupan sehari-hari anak-anaknya.
Pola Asuh yang Ketat di Era Digital
Mohan telah menetapkan aturan yang ketat di rumah mengenai akses anak-anaknya terhadap berbagai platform digital. Ia menilai pembatasan ini penting untuk menjaga keseimbangan aktivitas mereka.
Ia menjelaskan, 'Kami memang membatasi waktu mereka di YouTube dan platform lain serta bentuk media lainnya. Pada hari kerja kami cenderung lebih ketat, di akhir pekan kami cenderung lebih longgar. Kami sama sekali tidak sempurna.'
Langkah ini juga merupakan upaya untuk mengedukasi orang tua mengenai pentingnya pengawasan penggunaan media digital. Kesadaran akan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini menjadi fokus utama.
Baca juga: Pentingnya Olahraga Rutin untuk Kesehatan Jantung
Tanggung Jawab terhadap Generasi Muda
Mohan merasa memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan kendali kepada orang tua terkait tontonan anak-anak mereka. 'Tujuannya adalah untuk memudahkan semua orang tua mengelola penggunaan YouTube anak-anak mereka,' ujarnya.
Inisiatif tersebut diharapkan bisa membantu orang tua dalam mengawasi tontonan anak, mengingat banyaknya konten yang tersedia saat ini.
Sikap Mohan sejalan dengan tindakan sejumlah tokoh teknologi lain yang juga menerapkan kebijakan serupa terhadap penggunaan perangkat digital di lingkungan anak-anak mereka.
Kebijakan Serupa di Dunia Teknologi
Bill Gates, pendiri Microsoft, pernah mengungkapkan kebijakan serupa, menyatakan, 'Kami tidak memegang ponsel di meja saat makan, kami tidak memberikan anak-anak kami ponsel sampai mereka berusia 14 tahun dan mereka mengeluh anak-anak lain mendapatkannya lebih awal.'
Kebijakan ini menyoroti tren di kalangan pemimpin teknologi yang ingin menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi anak-anak mereka.
Dengan membatasi akses ke perangkat digital, diharapkan anak-anak dapat fokus pada perkembangan diri dan interaksi sosial yang lebih organik.
Baca juga: Menikmati Keindahan Sunset di Destinasi Terbaik Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: