Jumat, 09 JANUARI 2026 • 11:34 WIB

Password Lemah: Tantangan Keamanan Siber di Indonesia

Author

Password Lemah: Tantangan Keamanan Siber di Indonesia

Penggunaan kata sandi yang lemah masih menjadi salah satu ancaman utama dalam keamanan siber di Indonesia. Banyak pengguna yang mengabaikan pentingnya membuat password yang kuat dan kompleks.

Baca juga: Deddy Desta Nyatakan Tuntutan 17+8 dan Pesan untuk Prabowo

Laporan dari Specops menunjukkan daftar sepuluh password yang paling sering digunakan oleh pelaku kejahatan untuk membobol sistem, termasuk koneksi Remote Desktop Protocol (RDP) Microsoft.

Pentingnya Mengamankan Password

Password merupakan elemen kunci dalam menjaga keamanan akun di berbagai platform, mulai dari media sosial hingga layanan perbankan. Namun, banyak pengguna yang lebih memilih kemudahan dengan menggunakan password sederhana yang mudah ditebak.

Menurut laporan Specops, sangat penting bagi pengguna untuk mengganti password default atau umum dengan kombinasi yang lebih kompleks. Ini menjadi langkah vital untuk melindungi informasi pribadi dari berbagai ancaman siber yang terus berkembang.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak

Analisis Terhadap Password yang Rentan

Laporan Specops mencatat bahwa penyerang sering menggunakan metode brute force untuk mengakses server RDP. Metode ini melibatkan percobaan kombinasi nama pengguna dan password secara intensif hingga tercapai akses yang tidak sah.

Dalam penelitian tersebut, Specops meneliti lebih dari 1 miliar password yang dicuri sepanjang tahun 2024. Hasilnya menunjukkan bahwa banyak individu mengabaikan pentingnya kekuatan password saat mengamankan akun mereka.

Daftar Password yang Harus Dihindari

Specops menemukan bahwa sejumlah password sangat umum digunakan, yang jelas mempermudah pelaku kejahatan untuk membobol akun. Beberapa password yang paling sering digunakan dan mudah dibobol termasuk '123456', 'password', dan '12345'.

Berikut adalah daftar lengkap password yang sebaiknya dihindari karena rentan terhadap serangan: '123456', '1234', 'Password1', '12345', 'P@ssw0rd', 'password', 'Password123', 'Welcome1', '12345678', dan 'Aa123456'.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Usai Kejadian Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU