Minggu, 11 JANUARI 2026 • 19:51 WIB

Keamanan dan Privasi: Kunci Utama Dalam Pengembangan Teknologi AI

Author

Keamanan dan Privasi: Kunci Utama Dalam Pengembangan Teknologi AI

Samsung menyoroti pentingnya keamanan dan privasi dalam perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) saat ajang CES 2026 di Las Vegas.

Baca juga: Deddy Desta Nyatakan Tuntutan 17+8 dan Pesan untuk Prabowo

Diskusi bertajuk 'In Tech We Trust? Rethinking Security & Privacy in the AI Age' mengungkapkan bahwa tanpa dua aspek ini, kepercayaan pengguna terhadap AI akan sulit terbangun.

Transparansi dalam Penggunaannya

Di tengah meningkatnya penggunaan AI dalam berbagai perangkat seperti smartphone dan peralatan rumah pintar, pertanyaan tentang perlakuan data pengguna menjadi krusial.

Transparansi dipandang sebagai fondasi utama kepercayaan, di mana pengguna perlu untuk memahami apakah AI beroperasi di perangkat lokal atau melalui cloud.

CEO Open Machine, Allie K. Miller, menekankan, "Ketika berbicara tentang AI, pengguna menginginkan transparansi dan kontrol. Visibilitas seperti ini membangun rasa percaya."

Pendekatan trust by design AI berfokus pada perancangan keamanan dan privasi sejak awal, bukan menambahkannya sebagai elemen sekunder.

Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan Serius untuk Pengguna Apple

Peran On-Device AI

Samsung menekankan pentingnya on-device AI, yaitu pengolahan data yang dilakukan langsung pada perangkat. Tujuannya adalah untuk meminimalisir pengiriman data pribadi tanpa kebutuhan yang jelas.

Walaupun cloud masih digunakan dalam situasi tertentu, pengguna harus dijamin bahwa mereka memahami dan memiliki kontrol atas proses tersebut.

Pendekatan ini berusaha menjembatani kenyamanan teknologi AI dengan perlindungan privasi yang memadai. Dengan sistem ini, diharapkan AI dapat berfungsi optimal tanpa mengorbankan privasi pengguna.

Keamanan Melalui Samsung Knox dan Kepercayaan dalam AI

Seiring banyaknya perangkat yang terintegrasi AI, pendekatan keamanan harus terus berevolusi. Di sinilah peran Samsung Knox menjadi semakin vital.

Platform keamanan ini berfungsi melindungi perangkat pada tingkat chipset dan juga mendorong sistem saling memantau dalam ekosistem melalui Knox Matrix.

Sekretaris Jenderal Platform AI Samsung, Shin Baik, mengatakan, "Kepercayaan terhadap AI dimulai dari keamanan yang terbukti, bukan sekadar janji."

Diskusi mengenai keamanan dan privasi menjadi kunci dalam paparan Samsung di CES 2026, dengan tujuan untuk membangun kepercayaan publik terhadap teknologi AI.

Baca juga: Aksi Nekat Pria di Atas Kereta Commuterline Viral di Media Sosial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU