Jumat, 16 JANUARI 2026 • 21:15 WIB

Inovasi Sirkuit All-Terrain oleh BYD untuk Kendaraan Listrik

Author

Inovasi Sirkuit All-Terrain oleh BYD untuk Kendaraan Listrik

BYD, produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, terus memperkuat posisinya dalam industri kendaraan energi baru dengan pembangunan sirkuit All-Terrain di Tiongkok.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak

Sirkuit ini dirancang untuk mendukung pengujian dan pengembangan teknologi NEV di berbagai medan, dengan rencana ekspansi ke Hefei dan Shaoxing setelah pembukaan di Zhengzhou.

Pengembangan Sirkuit All-Terrain BYD

Sirkuit All-Terrain BYD yang terletak di Shaoxing menjadi pusat perhatian berkat luas area off-road yang mencapai 2.000 hektar.

Dengan ketinggian 500 meter di atas permukaan laut, area ini dirancang untuk memberikan simulasi kondisi jalan yang beragam, memungkinkan pengujian traksi dan manajemen energi kendaraan secara efektif.

Menurut Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, "Pendekatan ini mencerminkan kekuatan vertical integration BYD dalam menghadirkan teknologi yang konsisten, aman, dan dapat diandalkan."

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal

Komitmen Terhadap Inovasi dan Keberlanjutan

Jaringan sirkuit yang dibangun menunjukkan tidak hanya kemampuan teknis BYD, tetapi juga dedikasi mereka terhadap inovasi berkelanjutan dalam pengembangan kendaraan listrik.

Dengan fasilitas ini, BYD berupaya untuk lebih memahami kondisi jalan yang beragam di Indonesia, dan mengadaptasi teknologi yang relevan bagi pasar lokal.

Eagle Zhao juga menambahkan, "Teknologi yang ditampilkan juga dirancang untuk beradaptasi dengan beragam kondisi jalan dan kebutuhan mobilitas, sehingga relevan untuk pasar seperti Indonesia."

Misi Budaya dan Pengembangan Motorsport

Bersama dengan Federation of Automobile and Motorcycle Sports of China (CAMF), BYD meluncurkan inisiatif 'Skema Lintasan Baru' untuk memperkenalkan balap kendaraan listrik kepada masyarakat.

Program ini bertujuan menjangkau hingga satu juta orang dan melatih seratus pembalap profesional, dengan harapan menciptakan ekosistem motorsport berbasis NEV.

Guojun Zhan, Presiden CAMF, menyatakan, "Sirkuit BYD akan mempercepat profesionalisasi acara balap NEV Tiongkok dan membentuk kembali budaya otomotif Tiongkok."

Baca juga: Uya Kuya Terkena Imbas Penjarahan Pasca Video Joget Viral

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU