Sebuah fenomena baru menghebohkan dunia media sosial, di mana sosok biksu populer bernama Yang Mun ternyata adalah karakter buatan AI dari seorang pria Israel.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis AI untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat
Pengungkapan ini mengejutkan banyak pengguna Instagram yang mengikuti akun tersebut, mengungkap realitas di balik konten inspiratif yang disuguhkan.
Biksu Yang Mun: Fenomena Media Sosial
Biksu Yang Mun muncul melalui dua akun Instagram, @yangmunus dan @itsyangmuns, dengan konten yang berisi nasihat bijak, kesehatan mental, serta permasalahan hidup.
Dengan penampakan seorang figura tua berwajah oriental, ia tampil di berbagai sudut vihara yang menambah daya tarik bagi para pengikutnya.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuaan Istimewa di DPR
Kebenaran di Balik Biksu Yang Mun
Dalam sebuah investigasi oleh Mitch Clark, terungkap bahwa Yang Mun tidak pernah ada dalam kenyataan. "Tidak ada Yang Mun. Ini cuma buatan orang Israel bernama Shalev Hani," ujarnya, mengungkap realitas yang mengagetkan.
Shalev Hani adalah sosok di balik karakter ini yang menciptakan Yang Mun untuk tujuan komersial, menjual e-book dan kursus spiritual. Konten yang disajikan sebagian besar dihasilkan oleh AI.
Konfirmasi dan Dampak di Media
Eurovision News melaporkan uji keaslian konten Yang Mun menggunakan detektor AI dari Google, yang menunjukkan bahwa figura ini adalah hasil video buatan Google AI Studio yang dikenal dengan nama Veo.
Hasil penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa akun media sosial Yang Mun memiliki tautan ke situs yang memasarkan produk buku filosofi hidup, dengan harga antara USD 11 hingga 50. Isi buku tersebut ternyata juga merupakan produk dari AI.
Baca juga: Pentingnya Olahraga Rutin untuk Kesehatan Jantung
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: