Pendiri Microsoft, Bill Gates, kembali menjadi perhatian publik setelah pernyataannya mengenai hubungannya dengan Jeffrey Epstein, di tengah peluncuran dokumen investigasi oleh Kementerian Kehakiman Amerika Serikat.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuaan Istimewa di DPR
Dalam sebuah wawancara dengan 9News Australia, Gates mengungkapkan penyesalan dan klarifikasinya terkait isu yang menyelimutinya.
Klarifikasi dan Permohonan Maaf
Dalam wawancara yang disiarkan pada 4 Februari, Gates berbicara tentang sebuah email yang disebut mengaitkan dirinya dengan Epstein, mengatakan, 'Rupanya, Jeffrey menulis email untuk dirinya sendiri. Ah, email itu tidak pernah terkirim. Email itu palsu.'
Gates menekankan bahwa ia tidak memahami latar belakang pernyataan tersebut, menyatakan, 'Saya tak tahu apa yang dipikirkannya saat itu.' Permohonan maafnya sangat tegas, dengan ungkapan, 'Itu cuma mengingatkan saya bahwa setiap menit yang saya habiskan bersamanya, saya sesali, dan saya minta maaf telah melakukan itu.'
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya
Sejarah Pertemuan dengan Epstein
Gates menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Epstein dimulai pada tahun 2011, setelah Epstein menjalani hukuman penjara akibat kejahatan seksual. Ia percaya bahwa Epstein bisa membantunya terhubung dengan jaringan orang kaya yang dapat membantu yayasan filantropisnya.
Meski pernah menghadiri beberapa acara yang diselenggarakan Epstein, Gates menegaskan, 'Memang benar bahwa saya hanya hadir di acara makan malam. Saya tidak pernah pergi ke pulau itu, saya tidak pernah bertemu gadis mana pun.'
Dokumen dan Tuduhan Terkait Epstein
Nama Bill Gates tertera dalam sejumlah dokumen investigasi yang dirilis oleh pihak berwenang, di mana Epstein dilaporkan menulis email yang mengaitkan Gates dengan isu-isu pribadi, termasuk dugaan menyembunyikan infeksi menular seksual.
Dalam salah satu email yang ditulis pada tahun 2013, Epstein menyebut harus membeli obat bagi Gates untuk mengatasi konsekuensi dari hubungan dengan gadis-gadis Rusia. Gates menanggapi tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa semua klaim itu tidak berdasar dan diluar perilakunya.
Baca juga: KPop Demon Hunters, Fenomena Baru di Netflix
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: