Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 13:55 WIB

Ketegangan Baru: DeepSeek Disorot Karena Dugaan Pelanggaran Ekspor Chip Nvidia

Author

Ketegangan Baru: DeepSeek Disorot Karena Dugaan Pelanggaran Ekspor Chip Nvidia

Startup asal China, DeepSeek, kini menjadi sorotan setelah terungkap dugaan penggunaan chip terbaru dari Nvidia Blackwell dalam pengembangan model AI mereka.

Baca juga: Apple Persiapkan Peluncuran iPhone 17 Series dengan Teknologi eSIM Tanpa Slot SIM Tray

Pemerintah AS mencurigai tindakan ini dapat melanggar regulasi pengendalian ekspor, menandakan peningkatan ketegangan dalam persaingan teknologi antara China dan Amerika Serikat.

Dugaan Pelanggaran Pengendalian Ekspor

Sebagaimana dilaporkan oleh Reuters, seorang pejabat senior pemerintahan AS menyatakan bahwa penggunaan chip Nvidia Blackwell oleh DeepSeek dapat melanggar regulasi pengendalian ekspor yang ada.

Pejabat tersebut menambahkan bahwa DeepSeek diduga berusaha menyembunyikan indikator teknis yang dapat mengungkap asal chip, serta menyebutkan kemungkinan chip tersebut berada di pusat data DeepSeek di Mongolia Dalam.

Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Tempat Nyaman

Reaksi dari Berbagai Pihak

Hingga kini, Nvidia menolak untuk berkomentar mengenai isu ini, sementara Departemen Perdagangan AS dan pihak DeepSeek juga belum memberikan tanggapan resmi.

Kedutaan Besar China di Washington pun menolak anggapan bahwa tindakan DeepSeek melanggar regulasi pengendalian ekspor. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menyatakan bahwa pemerintah China tidak memiliki kapasitas untuk mengatur kasus ini dan mengutuk kontrol ekspor yang dianggap berlebihan.

Implikasi bagi Hubungan AS-China

Kasus ini menunjukkan bahwa ketegangan dalam hubungan AS-China dapat semakin dalam, khususnya dalam hal akses terhadap teknologi semikonduktor AI yang sangat vital.

Menurut mantan pejabat Dewan Keamanan Nasional, Chris McGuire, pengiriman chip ke China dapat menimbulkan risiko baru bagi keamanan nasional Amerika, dan memperkuat perdebatan di kalangan pembuat kebijakan mengenai regulasi teknologi yang lebih ketat.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Terbaru dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Pendingin Canggih

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU