Penutupan Sementara Pendakian Gunung Gede Pangrango Dimulai 13 Oktober 2025
Pendakian Gunung Gede Pangrango akan ditutup sementara mulai 13 Oktober 2025 akibat masalah sampah yang dibuang oleh oknum pendaki.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Penutupan ini dilakukan untuk melindungi ekosistem hutan di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Penutupan pendakian Gunung Gede Pangrango ini diambil menyusul meningkatnya jumlah sampah yang dihasilkan oleh pendaki.
Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Agus Deni, menegaskan bahwa langkah ini diperlukan untuk menjaga kenyamanan dan kelestarian ekosistem TNGGP.
Surat edaran yang diterbitkan juga merujuk pada memorandum Direktur Jenderal KSDAE mengenai pentingnya pengelolaan pendakian yang tepat.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Selama periode penutupan, yang tidak ditentukan durasinya, pihak Balai Besar TNGGP berencana melakukan kegiatan bersih-bersih.
Kegiatan ini akan melibatkan petugas TNGGP, TNI, polri, serta relawan dan mahasiswa yang bertujuan meningkatkan kebersihan di jalur pendakian.
Agus Deni menyebutkan bahwa total terdapat 44 orang yang akan terlibat dalam pembersihan, dari jalur pendakian hingga kawasan Alun-alun Suryakencana.
Bagi calon pendaki yang telah melakukan pendaftaran dan pelunasan biaya melalui sistem booking online, Balai Besar TNGGP akan menginformasikan lebih lanjut melalui e-mail terdaftar.
Informasi tersebut akan mencakup mekanisme refund atau perubahan jadwal pendakian.
Langkah ini diambil untuk memastikan pendaki yang terdampak penutupan dapat memperoleh kejelasan mengenai pemesanan mereka.
Baca juga: Menjalin Hubungan dengan Finfluencer: Membuka Pintu Menuju Finansial yang Lebih Baik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: