BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 13 MARET 2026 • 16:28 WIB

Menelusuri Monumen Misterius di Dasar Laut Jepang

Menelusuri Monumen Misterius di Dasar Laut JepangMenelusuri Monumen Misterius di Dasar Laut Jepang

Monumen misterius Yonaguni ditemukan di kedalaman laut Jepang pada tahun 1986 oleh penyelam Kihachiro Aratake. Struktur ini menarik perhatian banyak orang karena tampilannya yang menyerupai tangga dan formasi batuan persegi panjang.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis AI untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat

Penemuan ini memicu berbagai spekulasi dari ilmuwan mengenai asal-usulannya. Beberapa berpendapat bahwa objek ini adalah buatan manusia purba, sementara yang lain mengaitkannya dengan legenda benua yang hilang.

Asal Usul Penemuan

Kihachiro Aratake, yang juga merupakan direktur asosiasi pariwisata lokal, menemukan Monumen Yonaguni secara kebetulan saat mencari titik penyelaman baru. "Sekitar 35 tahun yang lalu, saat saya sedang mencari titik penyelaman, saya menemukannya secara kebetulan," ungkap Aratake dalam wawancara dengan BBC pada tahun 2022.

Struktur ini memiliki bentuk yang menarik, mirip piramida dengan tangga yang dipahat. Aratake merasa bahwa penemuan ini sangat berharga, menambah identitas Pulau Yonaguni sebagai destinasi wisata.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Hipotesis Mengenai Asal Usul

Setelah penemuan tersebut, Aratake mengajak para ilmuwan dari Universitas Ryūkyūs untuk meneliti lebih dalam tentang struktur ini. Masaaki Kimura, seorang ahli biologi kelautan, menyatakan bahwa Monumen Yonaguni mungkin merupakan bagian dari benua Mu yang telah hilang, yang merupakan benua hipotetis dengan nama lain, Lemuria.

Ada juga teori yang mengatakan bahwa struktur ini bisa jadi diciptakan antara 10.000 hingga 14.000 tahun lalu, kemungkinan sebelum munculnya peradaban yang kita kenal sekarang. Beberapa peneliti mengaitkan teori ini dengan legenda Atlantis, menambah sedikit nuansa misterius dalam cerita sekitar monumen ini.

Pandangan Para Ahli Geologi

Dari sudut pandang ilmiah, berbagai ahli geologi menganalisis dan memberikan pandangan yang berbeda tentang Monumen Yonaguni. Robert Schoch, profesor di Boston University yang pernah menyelam di lokasi tersebut, meragukan bahwa struktur ini merupakan hasil buatan manusia.

"Saya tidak yakin bahwa salah satu fitur atau struktur utama adalah tangga atau teras buatan manusia, tetapi semuanya alami," kata Schoch. Ia menerangkan bahwa struktur tersebut kemungkinan adalah hasil dari proses geologi dan geomorfologi alami.

Schoch juga menyoroti bahwa bentuk tepi yang dihasilkan oleh aktivitas tektonik menunjukkan bahwa lokasi tersebut bisa jadi adalah fenomena alam. "Di permukaan, saya juga menemukan cekungan dan rongga yang terbentuk secara alami yang tampak persis seperti 'lubang tiang' yang diduga oleh beberapa peneliti," tambahnya.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Prinsip Fengshui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menelusuri Monumen Misterius di Dasar Laut Jepang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!