Hotel Luar Angkasa Pertama, Voyager Station, Siap Guncang Pariwisata Luar Angkasa
Voyager Station, hotel luar angkasa pertama di dunia, direncanakan untuk diluncurkan pada tahun 2027, menandai langkah baru dalam industri pariwisata luar angkasa.
Baca juga: Deddy Desta Nyatakan Tuntutan 17+8 dan Pesan untuk Prabowo
Inisiatif ambisius ini digagas oleh Space Development Corporation dari California, menawarkan fasilitas lengkap di orbit luar angkasa.
Voyager Station dirancang khusus dengan 24 modul, mencakup luas sekitar 125.000 kaki persegi. Hotel ini akan memiliki kapasitas untuk menampung hingga 400 orang, termasuk tamu dan anggota kru.
Fasilitas yang ditawarkan mencakup suite pribadi dan ruang santai dengan pemandangan Bumi yang menakjubkan. Pengunjung diharapkan merasakan pengalaman menginap yang tak terlupakan di luar angkasa.
Hotel ini akan beroperasi di orbit dengan sistem yang memanfaatkan gaya sentrifugal untuk mensimulasikan gravitasi, yang mirip dengan gravitasi bulan. Dengan demikian, pengunjung bisa beradaptasi dengan lingkungan baru tanpa rasa tidak nyaman.
Baca juga: Peluncuran Denza D9: MPV Mewah dengan Harga Kompetitif di China dan Indonesia
Dari segi teknologi, Voyager Station berakar pada konsep yang sudah ada sejak abad ke-20 dan dikaitkan dengan ilmuwan terkenal seperti Konstantin Tsiolkovsky dan Wernher von Braun. Stasiun ini akan berputar 1,5 kali per menit untuk menciptakan efek gravitasi.
Selain itu, Voyager Station dirancang untuk bisa beradaptasi dengan gaya gravitasi Mars atau Bumi. Fasilitas yang disediakan akan meliputi restoran dan bioskop, memberikan pengalaman yang unik dalam pariwisata luar angkasa.
Meskipun konsep ini telah ada selama lebih dari satu abad, perkembangan perangkat keras yang dibutuhkan untuk merealisasikannya masih dalam tahap pengembangan.
Peluncuran Voyager Station direncanakan dari Kennedy Space Center, dengan fokus pada keamanan dan teknologi mutakhir. Proses masuk ke hotel juga direncanakan unik, di mana pengunjung akan menggunakan pod tanpa gravitasi untuk berpindah ke modul luar.
Namun, perlu dicatat bahwa biaya untuk menginap di hotel luar angkasa ini diperkirakan sangat mahal, mencapai puluhan juta dolar per orang. Biaya ini tentu menjadi faktor pembatas bagi banyak orang.
Walaupun rencana peluncuran pada tahun 2027 sudah dicanangkan, tantangan dalam pengembangan fisik dan teknologi tetap menjadi isu penting yang harus diselesaikan sebelum ambisi tersebut dapat terwujud.
Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Korban dari Video Viral dan Respon Publik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: