Sepasang suami istri, CDN dan GK, ditemukan tidak sadarkan diri di kamar penginapan di Alahan Panjang, Solok, Sumatera Barat, Rabu (8/10/2025). Dalam insiden tragis ini, istri dari pasangan tersebut dinyatakan meninggal dunia saat dievakuasi.
Baca juga: Apple Persiapkan Peluncuran iPhone 17 Series dengan Teknologi eSIM Tanpa Slot SIM Tray
Kepala Kepolisian Sektor Lembah Gumanti, AKP Barata Rahmat Sukarsih, memberikan keterangan bahwa pihak pengelola penginapan menemukan pasangan tersebut dalam kondisi tidak berdaya saat hendak mengantarkan sarapan ke kamar mereka.
Kronologi Penemuan Pasangan
Peristiwa ini terjadi pada pagi hari Kamis (9/10), ketika petugas penginapan mencoba mengantarkan sarapan ke pasangan tersebut. Setelah menunggu cukup lama dan mendengar suara dari dalam kamar, petugas mendapat respon, 'ya kami sedang mandi nanti saja'.
Karena tidak ada respons lebih lanjut, petugas akhirnya membongkar pintu kamar tersebut. Sangat disayangkan, mereka menemukan pasangan itu tergeletak di dalam kamar mandi dalam keadaan tidak sadar.
Petugas penginapan bergegas memberikan pertolongan pertama, namun tanpa ada perubahan signifikan. Keduanya segera dilarikan ke Puskesmas Alahan Panjang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone: Inovasi Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Canggih
Kondisi Korban Pasca Penemuan
Setelah dievakuasi, pihak Puskesmas melaporkan bahwa CDN telah meninggal dunia. Sementara itu, GK dalam keadaan kritis dan langsung dirujuk ke RSUD Aro Suka untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kapolsek Lembah Gumanti menegaskan bahwa insiden ini menjadi perhatian penting bagi kepolisian. Masyarakat lokal merasa cemas akan keselamatan wisatawan setelah peristiwa ini.
Investigasi dan Temuan Polisi
Polisi telah memulai investigasi menyeluruh terkait kematian pasangan suami istri ini. Hasil visum luar menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, menandakan kemungkinan penyebab kematian bersifat alamiah.
Kepala Polsek menekankan, 'Dari tanda-tanda fisik tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kesimpulan untuk visum luar adalah bahwa korban sampai di Puskesmas Alahan Panjang sudah tidak bernyawa.'
Meski demikian, pihak keluarga menolak melakukan autopsi terhadap jenazah CDN. Akibatnya, jenazahnya telah dimakamkan oleh keluarga tanpa proses penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Penjarahan Patung Superhero Anggota DPR: Iron Man dan Spider-Man Jadi Korban
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: