Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 20:05 WIB

Kemajuan Pembangunan Jeddah Tower: Ambisi Menggeser Burj Khalifa

Author

Kemajuan Pembangunan Jeddah Tower: Ambisi Menggeser Burj Khalifa

Jeddah Tower, yang sebelumnya dikenal sebagai Kingdom Tower, kini telah mencapai 80 lantai dalam proses pembangunannya yang pesat. Proyek ambisius ini menargetkan penyelesaian pada tahun 2028, untuk melampaui Burj Khalifa sebagai gedung tertinggi di dunia.

Baca juga: Apple Persiapkan Peluncuran iPhone 17 Series dengan Teknologi eSIM Tanpa Slot SIM Tray

Proses Konstruksi yang Pesat

Setelah terhenti selama bertahun-tahun, pembangunan Jeddah Tower dimulai kembali pada Januari 2025. Gedung ini menambah satu lantai setiap 3-4 hari, dengan target untuk selesai pada tahun 2028.

Derek bekerja di atas cakrawala Jeddah saat tim dari Saudi Binladin Group, Dar Al-Handasah, dan Turner Construction menggunakan pompa bertekanan tinggi untuk pengecoran beton.

Baca juga: Destinasi Liburan Solo di Indonesia yang Menarik untuk Dijelajahi

Fondasi dan Stabilitas

Fondasi Jeddah Tower merupakan sistem rakit tiang pancang hibrida yang masif, dengan bantalan beton setebal 5 meter. Fondasi ini didukung oleh 270 tiang pancang bor yang mencapai dalam hingga 110 meter ke dalam tanah.

Sebagai perbandingan, fondasi Burj Khalifa menggunakan 'mat' beton setebal 3,7 meter dengan 192 tiang pancang berukuran 1,5 meter dan kedalaman 50 meter sebagai penopangnya.

Rencana dan Ambisi Masa Depan

Selain Jeddah Tower, Arab Saudi juga merencanakan proyek lain, seperti Menara Rise di Riyadh, yang diharapkan menjadi gedung pencakar langit setinggi 2 km. Proyek ini masih dalam tahap perencanaan dengan target selesai sekitar tahun 2024.

Pembangunan Jeddah Tower dan Menara Rise menunjukkan ambisi besar kerajaan untuk mendefinisikan ulang arsitektur futuristik serta menjadi pusat perhatian dunia.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU