Senin, 29 DESEMBER 2025 • 11:14 WIB

Faktor Di Balik Penurunan Kunjungan Wisatawan Domestik ke Bali Saat Liburan

Author

Faktor Di Balik Penurunan Kunjungan Wisatawan Domestik ke Bali Saat Liburan

Bali baru saja mengalami penurunan signifikan dalam kunjungan wisatawan domestik selama liburan Natal dan Tahun Baru. Gubernur Bali, Wayan Koster, menjelaskan ada tiga penyebab utama di balik kondisi ini.

Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Melalui Fengshui Meja Kerja

Menurut Koster, berkurangnya penerbangan domestik menjadi faktor utama yang mempengaruhi jumlah wisatawan yang berlibur ke Bali. Cuaca buruk dan pergeseran minat liburan ke daerah lain juga berkontribusi pada penurunan tersebut.

Penurunan Penerbangan Domestik

Gubernur Koster mengungkapkan bahwa berkurangnya jumlah penerbangan ke Bali berdampak langsung pada turis domestik. "Penurunan jumlah wisatawan nusantara yang berkunjung ke Bali disebabkan jumlah penerbangannya turun. Pesawat dari Garuda Indonesia dan Citilink sedang menjalani perawatan," ungkapnya.

Data menunjukkan bahwa penerbangan domestik ke Bali menurun dari 13 penerbangan pada 2024 menjadi hanya 11 pada 2025. Rute penerbangan juga berkurang dari 25 menjadi 23, memaksa banyak calon wisatawan untuk membatalkan rencana liburan mereka.

Pengaruh Cuaca

Kondisi cuaca yang tidak mendukung juga diakui Koster sebagai penyebab sepinya Bali. "Curah hujan tahun ini lebih tinggi daripada tahun lalu, sehingga mengakibatkan aktivitas wisatawan di luar hotel menurun," katanya.

Baca juga: Olahraga Low Impact: Pilihan Ideal untuk Pemula

Hujan deras beberapa hari sebelum liburan mengakibatkan banyak wisatawan lebih memilih tinggal di hotel daripada menjelajahi tempat wisata. Dampak ini menyebabkan suasana sepi di beberapa lokasi ikonik Bali.

Pergeseran Minat Liburan

Koster juga mencatat bahwa sejumlah wisatawan domestik kini beralih ke tempat liburan lain, terutama di Pulau Jawa. "Memang banyak yang bergeser (liburan) ke daerah lain. Karena sekarang di Jawa ada tol cepat," ujarnya.

Dengan infrastruktur jalan tol yang semakin baik, wisatawan kini lebih mudah beranjak dari satu lokasi ke lokasi lainnya, yang mengurangi daya tarik Bali sebagai destinasi utama selama periode liburan.

Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Di tengah penurunan jumlah wisatawan domestik, Gubernur Koster juga mengamati adanya peningkatan kunjungan dari wisatawan mancanegara. "Karena daerah wisata mancanegara yang terkenal, maka yang terpenting adalah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali meningkat 700 ribu orang," ujar Koster.

Data menunjukkan total kedatangan wisatawan mancanegara mencapai 6,9 juta orang pada 26 Desember 2025, lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menandakan bahwa Bali tetap menjadi magnet wisata internasional meskipun kunjungan domestik menurun.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Prinsip Fengshui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU