Senin, 19 JANUARI 2026 • 16:12 WIB

Kota-Kota di Dunia yang Menghadapi Ancaman Tenggelam Akibat Perubahan Iklim

Author

Kota-Kota di Dunia yang Menghadapi Ancaman Tenggelam Akibat Perubahan Iklim

Perubahan iklim yang tajam memberikan dampak signifikan bagi banyak kota di seluruh dunia, membawa ancaman serius bagi keberlangsungan hidup mereka.

Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan Serius untuk Pengguna Apple

Dari Venesia di Italia hingga Jakarta di Indonesia, kota-kota ini tengah berjuang menghadapi tantangan besar akibat meningkatnya permukaan air laut.

Dampak Perubahan Iklim terhadap Permukaan Air Laut

Kenaikan suhu global akibat perubahan iklim mengakibatkan pencairan es di kutub, yang berdampak langsung pada peningkatan permukaan air laut di seluruh dunia.

Sebagaimana disampaikan oleh panel antar pemerintah tentang perubahan iklim (IPCC), jika tidak ada tindakan yang diambil, permukaan laut diperkirakan akan meningkat antara 0,3 hingga 1 meter pada tahun 2100.

Kenaikan permukaan laut ini tidak hanya mengancam ekosistem pesisir, tetapi juga kota-kota besar yang berada di dekat pantai, sehingga mereka semakin rentan terhadap banjir dan risiko tenggelam.

Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Korban dari Video Viral dan Respon Publik

Kota-Kota yang Terancam Tenggelam

Venesia, Italia, merupakan salah satu contoh nyata kota yang serius terancam oleh meningkatnya permukaan air. Sebagian besar wilayah Venesia bahkan berada di bawah level permukaan laut, dan fenomena 'acqua alta' semakin sering terjadi.

Jakarta, Indonesia, juga tidak ketinggalan; kota ini tenggelam hingga 25 sentimeter per tahun akibat penurunan tanah yang disebabkan oleh ekstraksi air tanah dan tekanan yang datang dari pembangunan infrastruktur.

Tak hanya Venesia dan Jakarta, Dhaka di Bangladesh juga berjuang melawan banjir akibat hujan ekstrem, sedangkan Bangkok di Thailand menghadapi masalah serupa akibat kondisi lingkungan yang terus memburuk.

Upaya Penanganan dan Realitas Masa Depan

Berbagai kota telah mencoba mengimplementasikan solusi seperti pembangunan dinding laut dan peningkatan sistem drainase. Namun, banyak dari usaha ini berhadapan dengan kendala biaya dan keterbatasan teknologi yang ada.

Meskipun infrastruktur terus dibangun, laporan terbaru menunjukkan bahwa banyak kota masih gagal memperlambat laju tenggelam yang menimpa wilayah mereka.

Munculnya kesadaran bahwa beberapa kota mungkin tidak dapat diselamatkan menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana penduduk akan beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang begitu cepat.

Baca juga: KPop Demon Hunters, Fenomena Baru di Netflix

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
BERITA TERBARU