Kamis, 22 JANUARI 2026 • 18:58 WIB

Wuling Starlight 560 Resmi Meluncur di Indonesia dengan Tiga Pilihan Mesin

Author

Wuling Starlight 560 Resmi Meluncur di Indonesia dengan Tiga Pilihan Mesin

Wuling telah resmi meluncurkan SUV terbaru mereka, Starlight 560, di Indonesia dengan harga awal sekitar Rp 150 juta di Tiongkok.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kepedulian Masyarakat

Mobil ini menawarkan tiga pilihan mesin, yaitu bensin, plug-in hybrid, dan listrik, menandakan langkah signifikan Wuling dalam memenuhi kebutuhan pasar otomotif lokal.

Spesifikasi Mesin Bensin Wuling Starlight 560

Wuling Starlight 560 hadir di Tiongkok dengan spesifikasi mesin yang cukup menjanjikan. Varian mesin bensin dilengkapi dengan mesin turbocharged 1.5T yang mampu menghasilkan torsi hingga 290 Nm.

Mesin ini dapat dipilih dengan transmisi CVT atau transmisi manual enam percepatan, memberikan performa yang optimal saat melaju di jalan menanjak.

Konsumsi bahan bakar versi mesin bensin ini tercatat mencapai 6,99 L/100 km, setara dengan 14,3 km/liter, menjadikannya pilihan efisien bagi segmen SUV.

Baca juga: Uya Kuya Terkena Imbas Penjarahan Pasca Video Joget Viral

Opsi Plug-in Hybrid (PHEV) dari Starlight 560

Versi plug-in hybrid dari Wuling Starlight 560 menggabungkan mesin berkapasitas 1.5 L dengan motor listrik, memberikan tenaga maksimum hingga 105 daya kuda dan torsi 130 Nm dari mesin.

Dengan tambahan motor listrik, mobil ini mampu menghasilkan tenaga maksimal 194 daya kuda dengan torsi 230 Nm, serta menawarkan jarak tempuh murni menggunakan baterai hingga 125 km.

Ketika mesin bensin dan motor listrik bekerja sama, mobil ini dapat menjelajah hingga 1.100 km dengan konsumsi bahan bakar yang efisien yaitu mencapai 5,3 liter per 100 km.

Versi Listrik (BEV) dari Wuling Starlight 560

Wuling juga meluncurkan versi listrik penuh (BEV) dari Starlight 560 yang ditenagai motor listrik berkekuatan 134 daya kuda dan torsi 200 Nm.

Dengan kapasitas baterai yang ditawarkan sebesar 54,5 kWh atau 56,7 kWh, salah satu versi ini dapat menempuh jarak antara 450 km hingga 500 km tergantung kapasitas yang digunakan.

Proses pengisian baterai pun dirancang efisien, yakni pengisian dari 30% ke 80% hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit, menjadikannya alternatif yang praktis dan berkelanjutan untuk pasar otomotif saat ini.

Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat untuk Petinju

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU