Senin, 02 FEBRUARI 2026 • 15:07 WIB

Langkah Strategis untuk Menangani Masalah Sampah di Bali

Author

Langkah Strategis untuk Menangani Masalah Sampah di Bali

Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengumumkan rencana untuk membentuk satuan tugas khusus dalam menghadapi masalah sampah di pantai-pantai Bali. Pengumuman ini muncul setelah kritik dari Presiden Prabowo Subianto tentang kebersihan area wisata tersebut.

Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Tempat Nyaman

Melalui langkah ini, Koster berkomitmen untuk mengambil tindakan nyata guna mempertahankan keindahan alam Bali. Upaya ini dianggap penting untuk menarik minat wisatawan dalam kunjungan mereka.

Kritik dari Presiden Prabowo

Dalam sebuah forum di Sentul, Bogor, Presiden Prabowo Subianto menyuarakan keprihatinannya terkait tumpukan sampah di pantai-pantai Bali. Ia menyatakan, 'Ini maaf ya gubernur, bupati dari Bali ini real lho, Bali Bulan Desember 2025, ini Pantai Bali. Bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah.'

Pernyataan Prabowo ini menjadi perhatian media dan publik, yang meminta tindakan lebih serius dari pemerintah daerah. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster berterima kasih atas perhatian yang diberikan presiden.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital

Penyebab dan Solusi terhadap Masalah Sampah

Koster menjelaskan bahwa masalah sampah yang terjadi di Pantai Kuta terutama disebabkan oleh sampah kiriman, yang tiba pada musim hujan. 'Mengenai sampah yang di Pantai Kuta itu adalah sampah kiriman yang datangnya musiman pada saat musim hujan yaitu khususnya pada akhir Desember, Januari, dan awal Februari,' tuturnya.

Ia menambahkan bahwa sampah tersebut tidak hanya berasal dari kawasan sekitar, melainkan juga terbawa arus laut dari lokasi yang lebih jauh. Dibutuhkan waktu dua hingga tiga jam oleh pemerintah setempat untuk membersihkan area pantai yang terdampak.

Pembentukan Satuan Tugas untuk Penanganan Sampah

Sebagai tindak lanjut dari kritik tersebut, Koster berencana untuk mengumpulkan dinas-dinas terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan kepolisian, untuk membahas penanganan masalah ini lebih mendalam. 'Kami akan segera kumpul Kadis Lingkungan Hidup kemudian kepala BPBD, Kadis Pendidikan, kemudian juga TNI dan Polri saya akan membentuk satuan tugas untuk berjaga di pantai,' ungkapnya.

Satuan tugas ini diharapkan dapat segera menangani masalah sampah di pantai tanpa perlu menunggu lama. Hal ini penting untuk menjaga kebersihan kawasan dan menarik wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat untuk Petinju

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU