Film Agak Laen: Menyala Pantiku Mencetak Sejarah di Box Office Indonesia
Film Agak Laen: Menyala Pantiku mencatakan prestasi luar biasa sebagai film Indonesia terlaris kelima sepanjang masa setelah meraih 6,5 juta penonton dalam waktu hanya 15 hari. Angka ini diumumkan oleh rumah produksi Imajinari pada 12 Desember 2025.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam di Perkotaan
Dirilis pada 27 November, film ini berhasil menggeser posisi sebelumnya yang dipegang oleh Pengabdi Setan 2: Communion, dan tampaknya akan terus meraih lebih banyak penonton menjelang musim liburan Natal dan Tahun Baru.
Agak Laen: Menyala Pantiku, sekuel dari film pertama Agak Laen, berhasil meraih 6.502.135 penonton dalam 15 hari penayangannya. Pencapaian ini menunjukkan peningkatan signifikan yang menempatkan film tersebut di posisi kelima terlaris.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Imajinari melalui akun Instagram, yang menulis, "Pasukaann!! Terhitung udah 6.502.135 pasang mata ni woyy yang ikut jadi saksi penyamaran opung opung." Ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap film ini.
Dengan penambahan lebih dari 100 ribu penonton per hari, Agak Laen 2 berpotensi menggeser Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 yang saat ini berada di posisi keempat dengan 6.858.616 penonton.
Baca juga: Revolusi Keguguran: Kecerdasan Buatan Meningkatkan Perawatan Kesehatan Perempuan
Jika Agak Laen 2 terus menarik minat penonton, film ini berpotensi untuk menantang capaian film pertama yang pernah mengumpulkan 9.126.607 penonton dalam 98 hari tayang. Tentu saja, ini menjadi target yang ambisius bagi film sekuel.
Capaian tersebut menjadi tantangan apalagi jika penonton tetap setia hingga masa liburan mendatang. Di Indonesia, bulan Desember dan awal tahun baru adalah momen di mana banyak orang menikmati film di bioskop.
Hal ini meningkatkan harapan bagi Agak Laen 2 dan menambah antusiasme penggemar film yang menunggu perkembangan selanjutnya.
Film Agak Laen: Menyala Pantiku mengisahkan petualangan kuartet komika yakni Boris Bokir, Bene Dion, Indra Jegel, dan Oki Rengga. Dalam cerita ini, mereka berperan sebagai detektif yang menjalankan misi penyamaran di sebuah panti jompo.
Misi mereka adalah untuk memburu buronan dari kasus pembunuhan yang bersembunyi di antara para lansia. Penyamaran ini menghadirkan berbagai kekacauan dan situasi komedi yang absurd, membuat film ini semakin menarik.
Aktor lainnya yang membintangi film ini termasuk Ariyo Wahab, Priska Baru Segu, Boah Sartika, Chew Kin Wah, Jajang C. Noer, Jarwo Kwat, Egi Fedly, dan Tissa Biani, yang semakin memperkaya kualitas akting dan daya tarik dari cerita.
Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan, Gaji Tetap Diterima di Tengah Kontroversi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: