BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 19:12 WIB

Ikan Bandeng: Simbol Keberuntungan di Perayaan Imlek

Ikan Bandeng: Simbol Keberuntungan di Perayaan ImlekIkan Bandeng: Simbol Keberuntungan di Perayaan Imlek

Perayaan Tahun Baru China atau Imlek selalu menjadi saat yang ditunggu-tunggu bagi masyarakat keturunan Tionghoa, termasuk di Indonesia. Salah satu hidangan yang khas dan selalu hadir di meja makan adalah ikan bandeng, menyimpan makna mendalam di balik kehadirannya.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis AI untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat

Ikan bandeng bukan sekadar makanan, melainkan juga simbol harapan akan rezeki yang melimpah di tahun yang baru. Kehadirannya di meja makan diyakini dapat membawa keberuntungan dan surplus bagi keluarga yang merayakan.

Popularitas Ikan Bandeng di Indonesia

Di Indonesia, keberadaan ikan bandeng cukup melimpah dan menjadi salah satu ikan yang mudah dijumpai. Ikan ini dikenal luas oleh masyarakat dan sering dijadikan pilihan utama dalam berbagai perayaan, terutama Imlek.

Masyarakat dari berbagai latar belakang kuliner sering mengkonsumsi bandeng dalam momen-momen khusus. Khususnya komunitas Tionghoa di Indonesia, ikan bandeng menjadi hidangan wajib saat merayakan tahun baru.

Menurut Alwi Shahab, dalam buku yang diterbitkannya, masyarakat Tionghoa Betawi sering mencari ikan bandeng dan kue khas di pasar malam seperti Glodok dan Pancoran. Bandeng tersebut tidak hanya dikonsumsi sendiri, tapi juga dibagikan kepada tetangga sebagai bentuk kebersamaan.

Baca juga: Sri Mulyani Serukan Cinta Tanah Air Pasca Insiden Penjarahan

Makna dan Simbolisme Ikan dalam Tradisi Tionghoa

Dalam tradisi Tionghoa, ikan memiliki makna yang signifikan. Kata 'ikan' dalam bahasa Mandarin, yaitu 'Yú', terdengar mirip dengan kata untuk surplus atau berlimpah, menjadikan ikan sebagai bagian tak terpisahkan dari menu Tahun Baru Imlek.

Kehadiran ikan di meja makan melambangkan harapan akan rezeki yang melimpah di tahun yang akan datang. Keyakinan ini sudah menjadi bagian dari tradisi yang dijaga dan diteruskan oleh masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Ikan bandeng, sebagai salah satu pilihan, membawa makna tambahan bagi masyarakat dalam konteks budaya dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Peran Sosial Ikan Bandeng dalam Masa Kolonial

Di luar makna mitologis, ikan bandeng juga mempunyai fungsi sosial yang penting, terutama pada masa kolonial. Ikan ini sering kali dijadikan alat untuk membangun hubungan baik dengan pihak kolonial.

Masyarakat Tionghoa pada waktu itu memberikan ikan bandeng kepada orang Belanda sebagai bentuk diplomasi sosial. Harapannya, dengan memberikan bandeng, mereka dapat meningkatkan status sosial di mata penguasa kolonial.

Tradisi memberikan bandeng ini masih dilestarikan hingga saat ini, mencerminkan sejarah sosial yang panjang dan religius terhadap makanan yang satu ini. Bandeng, dengan cara ini, tetap menjadi simbol hubungan antar budaya yang mendalam.

Baca juga: Ketegangan di Rapat Komisi XIII DPR RI: Ahmad Dhani vs Willy Aditya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ikan Bandeng: Simbol Keberuntungan di Perayaan Imlek

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!