Serangan Iran Ganggu Pasokan Energi Israel, Tel Aviv Terpaksa Gelap Gulita
Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah serangan rudal balistik dari Tehran yang menyasar infrastruktur energi penting Israel.
Baca juga: Meningkatkan Kebugaran dengan Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat
Serangan yang terjadi di malam hari itu menyebabkan beberapa wilayah di sekitar Tel Aviv mengalami pemadaman listrik, menjadikan suasana kota menjadi gelap gulita.
Salah satu target utama serangan adalah Orot Rabin Power Station, pembangkit terbesar yang berada dekat Hadera, sekitar 45 kilometer utara Tel Aviv.
Fasilitas ini sangat vital, menyuplai hampir 20 persen kebutuhan listrik nasional Israel dengan kapasitas sekitar 2.590 megawatt.
Laporan awal menyebutkan bahwa rudal mengenai area pembangkit, menyebabkan gangguan pasokan listrik di beberapa wilayah pinggiran Tel Aviv, termasuk kawasan komersial dan perumahan.
Warga melaporkan bahwa kota tiba-tiba kehilangan penerangan, memicu kekhawatiran akan keamanan energi di pusat ekonomi Israel.
Selain Orot Rabin, serangan juga dilaporkan menyasar kilang minyak di Teluk Haifa Bay, termasuk kompleks milik Bazan Group, yang merupakan fasilitas pemurnian penting di Israel.
Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan, Gaji Tetap Diterima di Tengah Kontroversi
Serangan ini dianggap sebagai langkah strategis Iran, yang bisa mempengaruhi ketahanan energi serta aktivitas ekonomi Israel.
Operasi serangan ini diklaim dilakukan oleh Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), yang menyatakan bahwa serangan tersebut adalah balasan terhadap serangan sebelumnya terhadap infrastruktur energi Iran.
Fasilitas yang diserang sebelumnya termasuk depot bahan bakar dan lokasi penyimpanan minyak di Tehran dan Provinsi Alborz.
Pemadaman listrik di sekitar Tel Aviv juga berdampak pada layanan publik, membuat beberapa rumah sakit dan fasilitas penting terpaksa beralih ke generator cadangan.
Gangguan ini memengaruhi sistem lampu lalu lintas dan transportasi publik, mengakibatkan kelancaran transportasi terhambat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: