NASA Izinkan Astronot Bawa Smartphone ke Luar Angkasa
Astronot kini diizinkan untuk membawa iPhone dan perangkat smartphone modern lain dalam misi luar angkasa, termasuk ke orbit Bulan. Keputusan ini muncul setelah NASA melonggarkan aturan terkait penggunaan perangkat pribadi bagi astronot.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya
Pengumuman ini disampaikan oleh Administrator NASA, Jared Isaacman, melalui platform media sosial. Pelonggaran ini bertujuan untuk menyempurnakan alat dokumentasi yang lebih sesuai dengan teknologi terkini.
Keputusan untuk melonggarkan regulasi terkait penggunaan perangkat pribadi diumumkan oleh Jared Isaacman melalui akun media sosialnya. Ia menyampaikan bahwa pelonggaran ini bertujuan untuk memberikan alat dokumentasi yang lebih relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
Isaacman menambahkan, "Yang tak kalah penting, kami menantang aturan yang sudah lama ada dan menguji hardware modern untuk penerbangan luar angkasa dalam jangka waktu yang dipercepat." Kebijakan ini mencerminkan keterbukaan NASA terhadap inovasi dalam teknologi.
Sebelumnya, astronot hanya diperbolehkan menggunakan perangkat dengan spesifikasi tertentu. Dengan kebijakan baru ini, harapannya efektivitas dokumentasi luar angkasa dapat meningkat.
Baca juga: Aksi Nekat Pria di Atas Kereta Commuterline Viral di Media Sosial
Kebijakan ini akan mulai diterapkan pada misi Crew-12 dan Artemis II. Misi SpaceX Crew-12, yang merupakan kerja sama antara NASA dan SpaceX, dijadwalkan diluncurkan pada 13 Februari 2026.
Artemis II menjadi misi penerbangan berawak pertama yang berupaya mengembalikan manusia ke Bulan, dengan rencana keberangkatan pada 6 Maret 2026. Kedua misi ini diharapkan dapat memanfaatkan penggunaan smartphone untuk dokumentasi yang lebih fleksibel.
Langkah ini diharapkan membawa kemajuan dalam cara dokumentasi dilakukan di luar angkasa, mengingat semakin berkembangnya teknologi smartphone yang memiliki banyak fitur.
Sebelumnya, dokumentasi di luar angkasa dilakukan dengan menggunakan kamera profesional. Begitu pula, perangkat yang disetujui untuk misi Artemis II semata-mata terbatas pada kamera DSLR Nikon dan kamera GoPro generasi lama.
Penggunaan iPhone tentunya menghadirkan keuntungan dalam hal spontanitas. Akan tetapi, proses persetujuan untuk penggunaan perangkat baru ini masih harus melalui serangkaian regulasi ketat.
Isaacman menjelaskan, "Keputusan ini memaksa NASA untuk mengevaluasi kembali prosedur yang selama ini telah panjang dan kompleks." Dengan demikian, perubahan ini dapat memberikan manfaat nyata di lapangan.
Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan, Gaji Tetap Diterima di Tengah Kontroversi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: