Vietnam telah memberikan lisensi kepada perusahaan SpaceX untuk meluncurkan layanan internet satelit Starlink, yang dapat menyediakan hingga 600.000 koneksi pada fase awal.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kepedulian Masyarakat
Keputusan ini bukan hanya memperkuat infrastruktur teknologi domestik, namun juga membuka akses digital yang lebih merata di seluruh negeri.
Lisensi Resmi untuk Starlink
Kementerian Sains dan Teknologi Vietnam baru saja mengeluarkan lisensi komunikasi yang memungkinkan Starlink Services Vietnam untuk membangun jaringan satelit yang lebih luas.
Lisensi ini mencakup otorisasi dari Departemen Frekuensi Radio guna penggunaan frekuensi radio dan pengoperasian peralatan radio, sehingga Starlink dapat beroperasi tanpa mengganggu sistem komunikasi yang ada.
Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Tempat Nyaman
Rencana Penyelenggaraan Jaringan
Peluncuran awal dari teknologi Starlink ini direncanakan akan mencakup empat stasiun gerbang dan hingga 600.000 terminal pengguna, terutama di kawasan yang selama ini minim akses internet.
Layanan ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk wilayah-wilayah yang sulit dijangkau oleh kabel serat optik, termasuk daerah pegunungan dan pulau-pulau terpencil.
Pengaruh terhadap Telekomunikasi Lokal
Doan Quang Hoan, wakil ketua Asosiasi Radio-Elektronik Vietnam, menyatakan bahwa penggunaan internet satelit berpotensi mengurangi kesenjangan cakupan di Vietnam.
Meski dampaknya pada pasar telekomunikasi domestik saat ini masih terbatas, teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan akses internet di daerah-daerah terpencil yang kurang terlayani.
Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan, Gaji Tetap Diterima di Tengah Kontroversi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: