Senin, 22 DESEMBER 2025 • 21:58 WIB

Mengapa Biaya Paspor Australia Tertinggi di Dunia? Simak Detailnya

Author

Mengapa Biaya Paspor Australia Tertinggi di Dunia? Simak Detailnya

Australia kini menjadi negara dengan biaya pembuatan paspor termahal di dunia, mencapai 412 dolar Australia atau sekitar Rp4,5 juta.

Baca juga: Uya Kuya Terkena Imbas Penjarahan Pasca Video Joget Viral

Kenaikan ini diusulkan oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia, yang mengklaim telah meningkatkan sistem keamanan serta desain dari paspor mereka.

Kenaikan Biaya Pembuatan Paspor

Pada periode 2024-2025, biaya untuk pembuatan paspor dewasa Australia naik sebesar 19 persen, menjadikannya 412 dolar Australia.

Diharapkan di awal tahun 2026, harga ini mungkin meningkat lagi hingga mencapai 212 pound sterling, yaitu sekitar Rp4,7 juta.

Perubahan tarif ini sejalan dengan tingkat inflasi yang mempengaruhi biaya pembuatan dokumen perjalanan di negara tersebut.

Baca juga: Ketegangan di Rapat Komisi XIII DPR RI: Ahmad Dhani vs Willy Aditya

Keunggulan Paspor Australia

Paspor Australia dikenal memiliki sistem keamanan yang tinggi dan terbuat dari material berlapis plastik yang sulit dipalsukan.

Halaman visa paspor ini menampilkan 17 pemandangan alam yang indah, menambah nilai estetika pada dokumen tersebut.

Selain itu, paspor Australia menduduki peringkat ketujuh sebagai paspor terkuat di dunia, yang memungkinkan pemegangnya untuk bepergian bebas visa ke 184 negara.

Perbandingan dengan Paspor Negara Lain

Jika dibandingkan, biaya pembuatan paspor Inggris saat ini adalah 94,50 pound sterling atau sekitar Rp2,1 juta, jauh lebih rendah dari Australia.

Negara-negara seperti Swiss, Denmark, dan Italia juga mematok biaya pembuatan paspor di rentang Rp2 juta hingga Rp3 juta.

Sementara itu, di Indonesia, biaya pembuatan paspor bervariasi antara Rp350 ribu untuk paspor biasa non-elektronik hingga Rp950 ribu untuk paspor elektronik, jauh dari angka paspor Australia.

Baca juga: Mengenali Gejala Awal Serangan Jantung untuk Pencegahan yang Lebih Baik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU