Dua Pelaku Aniaya Tetangga Ditangkap, Kasus Suara Drum Terungkap
Dua pelaku penganiayaan, Dodo Siagian dan Nasio Siagian, kini berurusan dengan hukum setelah menyerang tetangganya di Jalan Dahlia III, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.
Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan, Gaji Tetap Diterima di Tengah Kontroversi
Penetapan kedua tersangka ini dilakukan oleh polisi berdasarkan gelar perkara dan pemeriksaan mendalam yang telah dilakukan.
Kejadian penganiayaan berlangsung pada 7 Februari 2026 di mana korban, Darwin (32 tahun), menegur pelaku terkait kebisingan akibat suara drum. Teguran ini bukannya menyelesaikan persoalan, malah berujung pada tindakan fisik yang agresif.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa keributan tersebut terjadi di depan rumah pelaku, yang terletak di area dengan aktivitas tinggi. Keterangan korban mengungkapkan, 'Pokoknya saya dipukulin, dicekik, dikatain secara verbal juga sama mereka (pelaku),' yang menunjukkan tingkat kekerasan yang dialaminya.
Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat untuk Petinju
Setelah insiden tersebut, kepolisian segera melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mendukung tindakan kekerasan yang terjadi. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, menyatakan, 'Kemarin kan sudah gelar perkara, sekarang dua-duanya sudah ditahan.'
Kedua pelaku kini menghadapi pasal 170 KUHP tentang tindak pidana kekerasan secara bersama-sama dengan ancaman hukum maksimal 5 tahun 6 bulan. Pihak kepolisian juga berencana untuk berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat untuk memulai proses pelimpahan berkas.
Insiden penganiayaan ini menciptakan keprihatinan di masyarakat, khususnya terkait pengelolaan kebisingan di lingkungan permukiman yang padat. Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh bapak dan anak ini menunjukkan bahwa konflik antarwarga bisa dengan cepat berkembang menjadi situasi berbahaya.
Istri korban juga turut merasakan dampaknya; ia mengklaim ditabrak oleh kendaraan pelaku saat ketegangan sedang memuncak. Darwin menambahkan, 'Pas cekcok saya dorong (anaknya), bapaknya datang dari samping, istri saya di belakang, dari samping pakai mobil bapaknya tabrak istri saya sampai jatuh.'
Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa komunikasi yang baik dapat mencegah konflik yang dapat berubah menjadi tindak kekerasan.
Baca juga: Menikmati Keindahan Sunset di Destinasi Terbaik Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: